"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, July 15, 2017

Jasad Ayah Farhan Akhirnya Ditemukan Di Perairan Paiton

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Setelah Farhan (10 tahun) Kamis (13/7) korban hilang saat memancing di laut Situbondo ditemukan di Sampang Madura, jazat  Khalid Asy'ari (45), Sabtu (15/7) akhirnya ditemukan.

Jasad pria asal Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, yang juga sekaligus sebagai orang tua (ayah) dari Farhan itu ditemukan mengapung oleh nelayan di perairan Grinting  Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo sekitar pukul 12;00 Wib.

Setelah dilakukan identifikasi, keluarga memastikan jazad tersebut adalah Khalid Asy'ari.  Selain mengenali kaos korban, keluarga korban  juga mengenali ada tanda bekas luka pada jari kelingking tangannya. Demikian diungkapkan Kordinator Pusdalops  BPBD Situbondo, Puriyono

Kepala bidang penanggulangan Bencana BPBD Situbondo, Gatot mengatakan, Setelah Tim Gabungan mendengar infomasi,  Basarnas serta Pusdalops BPBD, Tagana, Polres, Kodim Situbondo lamgsung melakukan kaji cepat untuk melakukan koordinasi dengan Polsek, Koramil Paiton, BPBD Probolinggo & Kamla Paiton.

"Jenazah Khalid ditemukan kurang lebih di 3 Mil dengan waktu tempuh 45 menit,  Pergi Pulang TKP dari bibir pantai Pesisir TPI Sumberanyar. Proses tiba didaratan bibir pantai  kurang lebih 15.30 Wib, Jasad korban dievakuasi ke RSUD Besuki dengan menggunakan Mobil Ambulance PMI Kraksaan - Probolinggo", ujar Gatot.

Kepala Badan Penaggulangan  Bencana Daerah Situbondo Taufik Hidayat menghimbau kepada seluruh masyarakat Situbondo khususnya warga yang ada di pesisir, hendaknya waspada dengan gelombang tinggi dan angin kencang yang tidak bisa diprediksi,  potensi akan terjadi bencana.

Diberitakan sebelumnya, dua pemancing bapak dan anaknya, Selasa ( 11/7) hilang di perairan pesisir desa Silomukti kecamatan Mlandingan, Dua orang diketahui bernama Kholid Ashari (47) bersama anaknya, Farhan (10) warga Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan Situbondo.

Hilangnya kedua keluarga itu diketahui saat ditemukannya perahu kecil yang tidak ada orangnya oleh nelayan setempat. Sehingga mereka mencari tahu pemilik perahu yang mengambang tersebut. Kabar, dengan cepat menyebar sehingga diketahui warga yang sedang memancing tidak kunjung pulang. (Edo)

Berita Terkait Peristiwa

No comments: