Selamat Hariraya Idul Fitri 2017 "Minal Aidin Walfaizin", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Selasa, 04 Juli 2017

Peringati HUT Bhayangkara ke 71 Kapolres Jember Beri Beasiswa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Selain potong Tumpeng, Peringatan HUT Bhayangkara ke 71, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH, memberikan biasiswa pada siswa / siswi berprestasi.

Tampak diihadapan Jajaranya dan Kapolsek , mantan Kasatreskrim Jember tahun 2011 ini memberikan potongan tumpeng pada anggota tertua dan termuda, Kapolres juga memaparkan banyak persoalan, diantaranya keberadaan Polisi ditengah masyarakat serta maraknya teror menimpa anggota Polri

Untuk itu AKBP. Kusworo mengingatkan jajarannya agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap bersikap humanis kepada masyarakat.  “Di usia 71 tahun, kehadiran polisi mendapat simpati hingga teror, namun polisi tetap bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan diberi kelancaran dan keselamatan,” ujarnya  Selasa (4/7)

Kapolres juga memberikan contoh, sikap keteladanan Kasatlantas Polres Purwokerto yang dengan sigap membantu proses persalinan warga saat terjebak macet di jalan tol. “Saya berpesan agar Polisi di Jember harus bisa meniru apa yang di lakukan Kasatlantas Polres Purwokerto,” ujar Kapolres.

Guna memacu kinerja bawahannya, Kapolres berencana gelar lomba foto, tema polisi humanis. “Nanti akan kita bentuk call center, kita gabungkan dengan hari anak nasional yang kebetulan juga jatuh pada bulan Juli, , baik polisi maupun masyarakat yang mengikuti lomba akan kita beri penghargaan.” tambahnya.

Penyerahan tumpeng diberikan kepada polisi tertua, Ipda Edy Sunoto (58 tahun) dan yang termuda, Brida Arief Mahadi usia 19 tahun. Sementara beasiswa diberikan kepada  siswa SD hingga SMA, “Mudah-mudahan beasiswa ini bisa memacu prestasi agar menjadi generasi bangsa yang unggul,” pungkas nya. 

Hal Ini merupakan kebahagian tersendiri bagi Ainur Rofiq menjadi Polisi sudah 32 tahun untuk mengabdi, pada negara Republik ini sebagai Penyidik paling senior. "Saya berdinas pertama jadi Kapolsek Kalisat Hanya 6 bulan, dan sekarang di pos Sat Reskrim Polres Jember”. Jelas Inspektur Satu Polisi Ainur Rofiq

Suka dan dukanya jadi penyidik, bila mengungkap kasus dengan cepat dan tuntas merasa bangga, apalagi tersangkanya dijatuhi putusan sesuai pasal yang di terapan dengan maksimal. Sebaliknya bila minim saksi maupun bukti, dan tidak ditemukan tersangkanya sungguh menyakitkan."Pungkas Rofiq (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: