"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, August 30, 2017

Bangun Karakter, Lapas Jember Gelar Khotmil Qur'an Bil Qolam

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bangun karakter manusia, bersama Yayasan Guru Ngaji Persada Agung dan Polres Jember Lembaga Pemasyarkatan (LP) Kelas II A Jember gelar Khotmul Quran Bil Qolam.

Konsep membaca Alquran dengan cara menulis, sesuai yang disampaikan gus Seif, bahwa membaca Alquran dengan menlis dari tangan itu tidak hanya ingat yang ditulis di lembarannya saja, tetapi akan sampai di hati, karena ada rasa disetiap sentuan tangannya.

Untuk sementara dari 603 lembar yang ada, yang diikutkan 300 warga binaan, karena dua etape, untuk sisanya 303 akan kita ljadwalkan jadwalkan kembali, dengan tim yang sama dengan mengundang bapak Kapolres Jember atau stake holder yang lan.

Bersama Persada Agung dan Polres Jember, Lapas ingin merubah karakter warga binaan, “Penjahat ketika masuk disini akan kita gembleng, merobah hatinya baik melalui agama juga wawasan kebangsaan. Ungkap Kasi Bimbingan dan Pendidikan (Binadik) Lembaga Pemasyarakatan, Dadang Firmansya Rabo, (30/8).

Kesinergian ini kita berharap tidak hanya akan merubah dalam diri sendiri, dan dalam kehidupan sosial tetapi juga bener-bener merubah antipati kepada Indonesia, secara hati nurani meningkatkan rasa kecintaannya kepada negara Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolres Kusworo Wibowo.

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Persada Agung KH Syiful Rizal, menurut Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Assidiqi Putri (Al Asri ) Talangsari Jember, yang sering disapa Gus Seif ini bahwa dengan membaca sekaligus menulis alquran melalui tangan secara kontinuitas dapat menghubungkan dengan darah dan otak,

Metode Iqro Bil qolam ini akan memunculkan kepatuhan, karena dilatih mengikuti garis, “Tingkat tertinggi dari ketakqwaan adalah patuh, metode ini mampu memmpengaruhi peredaran darah, bersemayamnya dosa. Kalau diperangi dengan dara sendri, insya-Allah keburukan akan lenyap”. Pungkasnya.

Kapolres Jember, AKBP Kusworo menyambut baik,  kegiatan ini sangat baik dalam rangka untuk  membangun karakter positif warga binan  di lapas kelas 2 A jember. “Jalan mereka masih panjang dan apabila sudah keluar dari lapas ini bisa menjadi orang yang lebih bermanfaat buat orang lain”, Katanya.

Untuk itu Kuswowo menyambut baik sinergitas ini,  “Ulama dan umaroh memang harus harus sejalan, kami dari pemerintah siap bekerjasama dengan tokoh agama untuk  memberikan motifasi serta siraman rohani bagi warga binaan”, Pungkasnya. (eros/edw)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: