"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Senin, 28 Agustus 2017

Dituduh Beri Izin Pabrik, Kades Di Jember Sumpah Alquran

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Belasan Warga Senin (28/08) pagi lurug kantor Desa Sukowono, mereka mendesak agar Pabrik tahu milik H Sindy, ditutup, karena dianggap merugikan warga sekitar.

Pasalnya keberadaannya dianggap telah mencemari lingkungan dan mengganggu. "kami meminta pabrik tahu di Dusun Potok Barat, Desa atau Kecamatan Sukowono, karena telah melakukan pencemaran kepada lingkungan dan merugikan masyarakat." Teriak Eko, salah-satu peserta Aksi

"Kami minta limbah pabrik tahu di dusun kami segera ditegasi, karena masyarakat kami merasa dirugikan, Sungai tercemar, hingga mengakibatkan masyarakat yang mandi terkena gatal-gatal, banyak hewan ternak yang mati, air mengalir ke sawah hingga tanaman rusak," Katanya.

Menurutnya, masyarakat memprediksi pabrik tahu tersebut tidak mengantongi ijin resmi dari dinas terkait, dan tidak ada pemberitahuan ke masyarakat sekitar.  "Kami tidak merasa tandatangan. Harusnya, minta persetujuan kami, kami pertanyakan jika pabrik tersebut ada perijinannya,"ucapnya geram. 

Susasana semakin memanas, saat warga menuding pihak desa melindungi berdirinya pabrik tersebut tetap beroperasi sampai hari ini. "Kami meminta Kepala Desa dan Perangkat Desa Sukowono, untuk jujur. Jika berdirinya pabrik tersebut, tidak mendapat perlindungan dari desa," pintanya.

Mendengar tuduhan itu Kepala Desa Sukowono Sukowono Zoelkifli, menegaskan tidak pernah memberi izin dan mengambil Al-qur'an dan meminta semua perangkat disumpah satu-persatu, disaksikan anggota Polsek Sukowono. “Saya siap bersumpah dengan kitab suci saya. Begitupun semua perangkat saya," tegasnya.

Ketua Asosiasi Kepala Desa ini berjanji, akan memecat perangkat desanya jika ada yang terbukti menerima suap. "Yang memang merasa menerima, biar menerima konsekwensinya biar berurusan dengan Tuhan. Dan apabila nanti perangkat saya ada yang terima, akan saya pecat," Tegasnya. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: