"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 10 Agustus 2017

Hujan Lebat Tak Halangi Peserta JFC Kids Tampil Prima

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Guyuran hujan lebat, tak kurangi semangat para peserta Jember Festiwal Carnaval kids di kota karnval dunia di jember. Ratusan telen anak-anak ini tetap  tampil prima.

Dengan tarian lemah gemulai, lambailan tangan serta senyuman khasnya yang lucu, talen berumur 5 hingga 12 tahun ini tetap tampil memukau, tak jarang mendapat aplaus dari ribuan pengunjung, bahkan yang mengagumkan, mereka bisa menyelesaikan perjalanan di catwalk sepanjang 1.5 km, dari ranwai utama depan Pemkab Jember hingga finist di Lippo Malla.

Salah-satu pengunjung, Mustika menyatakan kekagumannya atas kegihan anak-anak seumur itu. Hanya satu kata yang diungkapkan “Hebat” pasalnya meski diguyur hujan sangat lebat, dan tergenang air, tak menyurutkan semangat untuk menyelesaikan perjalannya hingga samai finis.

Pertunjukan defile sekitar, pukul 15.00 WIB Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, tamu kehormatan, istri Wakapolri Ny Syafrudin, terlihat juga istri Kapolda Jatim Ny Lita Mahfud Arifin, istri Wakapolda, istri Kapolres Jember Ny Kusworo, dan para istri Kapolres se Jawa Timur duduk di deretan kursi VVIP.

Dalam sambutannya, Faida, mengaku  bangga dengan JFC dengan segala prestasinya. JFC telah mendunia dan telah membuktikan bahwa daya cipta karya kreasi bidang fashion di Jember mampu menembus perhatian dunia dan mengangkat nama Kota Jember sebagai kota karnaval Indonesia.

Menurutnya, maha karya peragaan busana digelar secara rutin selama 16 kali sehingga jadi kebanggaan Indonesia.  “Defile Kids Karnaval. Ini bukan berarti karnaval kecil, tetapi karnaval oleh si kecil dengan prestasi besar dari Jember unutk Indonesia dan dunia.

“Terima kasih kepada JFC, terima kasih kepada Presiden JFC Dynand  Fariz, yang telah memberikan kesempatan anak Jember terlibat, bahkan daerah lain, Kabupaten lain, hingga Provinsi lain terlibat menjadi peserta.,” ujar Faida lagi.

Pantauan media ini bahwa mereka terlihat unik, menarik, dan menggemaskan terutama peserta defile usia 5 dan 6 tahun yang menggunakan costume adat Lampung itu menggugah rasa kebanggaan anak bangsa untuk kebangkitan Indonesia, ditambah wajah wajah keluguan dan kepolosan para peserta kids karnaval.

Keindahan kekayaan budaya Indonesia tampak dari kostum yang mereka dikenakan. Defile pertama dari smile wolrd RS Bina Sehat, mengenakan pakaian costume kesuksesan Sriwijaya yang didominasi warna emas dan hijau sebagai symbol kekayaan dan kesuburan.

“Dari tangan tangan kecil mereka, kita diajak mengagumi kekayaan dan kejayaan budaya Sriwijaya, yang diperagakan oleh smile world dari RS Bina Sehat, yang merupakan eks pasien bibir sumbing,” ujar announcer pembawa acara JFC. (eros)

Berita Terkait Hiburan

Tidak ada komentar: