"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Rabu, 30 Agustus 2017

Memasuki Musim Kemarau, Hutan Jati di Jember Terbakar

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sekitar tigaratus personil yang terdiri dari jajaran Polres Jember TNI, BPBD, Perhutani dan masyarakat bersama-sama Rabu, (30/8) padamkan kebakaran hutan Jati.    

Tampak dengan peralatan seadanya, warga berusaha memadamkan api, lantaran tak kunjung padam, mereka meminta bantuan Kepolisian, petugas pemadam kebakaran dan Perhutani untuk meminta bantuan. Tak lama mobil pemadam kebakaran datang dan api akhirnya berhasil dipadamkan.

Begitulah simulasi yang digagas Polres Jember di Desa Seputih, Kecamatan Mayang dalam rangka pencegahan. “Kegiatan ini sebuah wakeup call atau alarm bagi semua pihak agar selalu siap siaga menghadapi bencana yang  mungkin terjadi saat musim kemarau”, Ungkap Kapolres Jember Kapolres, AKBP Kusworo Wibowo.

Dalam kesempatan itu sekaligus dilakukan penandatanganan MoU antra Perhutani dengan Polres Jember, kerjasama lintas sektoral, tampak hadir disamping, Kapolres, AKBP Kusworo Wibowo, ADM Perum Perhutani KPH divre Jember Ir Karuniawan Purwanto Sanjaya,  Kejari, Ponco Hartanto, Ketua DPRD, Thoif Zamroni, dan Komandan Kodim 0824, Letkol Inf Rudianto, serta Kasatpol Pomong Praja Jember, Farauk.

Kegiatan ini, sekaligus untuk mengingatkan bahwa kita semua harus memiliki kesamaan presepsi Jika suatu saat sampai terjadi kebakaran hutan atau lahan merupakan tanggung jawab bersama, baik upaya preventif maupun upaya represif.

Untuk itu jangan membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, menanam sekat bakar seperti kopi, membabat tumbuhan perdu seperti ilalang dan rumput . Sementara upaya represif, penegakan hukum bagi pelaku pembakaran hutan, yang sesuai aturan hukum juga diancam hukuman pidana.

Menurut ADM Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) divre Jember Ir Karuniawan Purwanto Sanjaya, ada empat titik rawan  kebakaran di Kabupaten  Jember  " kegiatan simulasi kebakaran hutan sangat tepat untuk mengantisipasi kebakaran."ungkap Karuniawan. (edw)

Berita Terkait Lingkungan

Tidak ada komentar: