"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, August 14, 2017

Siksa Tiga bocah, Bapak dan Anaknya Ditangkap Polisi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dituduh hendak mencuri Burung Merpati, tiga bocah Minggu (13/8) sore, disiksa Bapak dan Anaknya dengan Bambu dan Popor senapan Angin hingga babak belur. 

Akibat perbuatan tidak berperikemanusiaan Koko Agung Prastya, (42) dan Galang Priyono, (19 ), warga Dusun krajan B Desa Wonorejo Kencong, ketiga Anak Naas berinisial WS (11), AWD (12), dan ARP (13) ini, warga Dusun Krajan A, harus dilarikan ke Puskesmas, dikarenakan Luka parah di bagian kepala dan tangan. 

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, berdasarkan pengakuan ketiganya, kasus ini bermula Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB, saat itu tiga korban melihat burung merpati diareal rumah Pelaku, milik Koko Agung dari Luar Pagar Rumah.

“Tiba-tiba Koko Agung Prastya bersama putranya Galang Priyono, (19 ) langsung keluar rumah dan datang menghampirinya, tanpa basa basi bapak dan anak ini memukuli ketiganya pada bagian muka kepala dan tangan dengan menggunakan bambu” Kata Kusworo,  Senin (14/8) siang.

Tidak cukup disitu, korban juga diikat untuk dibawa masuk rumah, dan kembali dipukul popor senapan angin hingga tidak sadarkan diri. "Karena tak merasa hendak mencuri, saat itu, ketiga anak ini meski melihat pelaku keluar dari Rumahnya dan menghampiri Ketiganya, mereka tak berusaha lari, " Ungkapnya.

Masih Lanjut Kusworo, Beruntung, perbuatan tidak berperikemanusiaan ini diketahui warga, yang langsung melaporkan kepada Kepala Desa Wonorejo, Selanjutnya dibantu sejumlah warga para korban diambil dari rumah tersangka untuk dibawa ke Puskesmas Wonorejo.  

" Kasus penganiayaan yang menimpa anak dibawah umur tersebut saat ini sudah ditangani unit PPA Polres Polres Jember, Untuk kedua tersangka saat ini sudah berhasil diamankan dan sedang dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut." Pungkasnya. (yond)

Berita Terkait Kriminal

No comments: