"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, August 17, 2017

Berkah HUT RI Ke 72, 13 Napi Jember Dapat Remisi Bebas

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tigabelas Narapidana Klas II A Jember langsung bebas dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI Ke 72, sementara 200 warga binaan lainnya mendapat potongan satu hingga lima bulan.

Pemberian remisi  Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI tahun 2017, secara simbolis diberikan oleh Bupati Jemberdr Faida. Sebanyak 213 warga binaan yang mendapatkan remisi umum mulai 1 hingga 5 bulan potongan masa kurungan hingga bebas, sedangkan untuk narapidana terorisme tidak diusulkan.

Demikian diungkapkan Kalapas Klas II A Jember Tejo Harwanto di hadapan Bupati dr Faida Kapolres AKBP Kusworo Wibowo, Komandan Secaba Rindam V Brawijaya Letkol Inf Agos. S dan Ketua DPRD Toib Zamroni serta tamu undangan yang lain.

Menurutnya ada sebanyak 213 orang yang mendapat remisi dari Kemenkumham, “13 orang diantaranya dinyatakan langsung bebas bertepatan di hari kemerdekaan 17 agustus 2017, sesuai dengan keputusan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No W15-930-PK.01.02 tahun 2017."Jelasnya

Sementara Bupati dr Faida sangat mengapresiasi yang dilakukan Jajaran Lapas Jember, dalam melakukan pembinaan positif terbukti para narapidana banyak yang Hafiz Alqur'an serta dalam pembinaan ketrampilan dan mendapatkan remisi berjumlah banyak.

“Bagi yang telah mendapatkan remisi dari Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) bisa mensyukuri dari niat yang paling dalam untuk menjadi insan lebih baik dan nantinya bisa mengembangkan hasil ketrampilan yang didapat dari pembinaan”. Harapnya.

Salah satu presentasi Narapidana, menurut Achmad Sudiono, salah-satu penghuni lapas, hasil karya para warga binaan lapas Kelas II A Jember, bisa bersaing dengan karya warga diluar lapas, “Harga dan kwalitaspun juga bisa dijamin. " Jelas pria yang biasa disapa Pak Achmad ini. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: