"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 12 September 2017

Mantan Istri Laporkan Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ke Polisi

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Banyuwangi Jawa Timur, Ruliono, SH Selasa (12/9) diadukan mantan istrinya Musiyati (41), ke polisi.

Pengaduannya warga Dusun Karangharjo RT 01 RW 07 Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, lantaran pada saat masih berstatus suami istri sekitar bulan Januari 2017, dirinya diusir keluar dari rumah yang tempati bersama kedua anak dan ibunya selama satu sampai dua tahun. 

"Dihadapan ibu kandung saya (Mistini), saya diusir, terpaksa saya minta bantuan ketua RT, Subagio mengantarkan pulang kerumah orang tua di Singojuruh, selama dua bulan," tutur Musiyati, yang nada sedih karena saat harus berpisah dengan dua anaknya, Azizah Amelia Zahra (11.9) dan Ahmad Nazel Falaky (11).

Tidak cukup disitu, wanita yang menikah sejak tahun 2002 lalu itu dituduh selingkuh dan dilaporkan ke Polsek Glenmore atas kehilangan burung Love Bird miliknya. "Sejak perceraian, September 2017 hingga kini belum memberijan nafkah kepada kedua anak kami," ungkap Musiyati, yang mengaku jika mantan suaminya itu ketemu anak-anaknya menyuruh sopirnya tanpa ijin darinya.

"Sebelum proses perceraian kami yang putus tertanggal 13 Juni 2017, Pak Ruli sudah punya wanita lain yang bernama Yuli tinggal di JL. Kapten Sutaji Banyuwangi. Atas perbuatannya itu, maka dengan ini saya melaporkan dia (Ruliono) de gan Yuli atas dugaan perzinahan," sergah Musiyati.

Muhammad Helmi Rosyadi, Ketua Aliansi Rakyat Miskin (ARM) Banyuwangi, selaku pendamping Musiyati terpaksa melaporkan ke polisi karena semena-mena. "Kami mengadukan delik perzinaan, pengusiran, penelantaran anak dan fitnah atas mantan istrinya dituding selingkuh," paparnya.

Pengaduan tidak hanya di Polres saja. Namun juga ke TP2TPA Banyuwangi serta Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi. "Kami sudah melakukan koordinasi dengan BK DPRD Banyuwangi melalui Masrohan selaku wakil ketua. Besuk akan kami adukan secara resmi," tandas Helmi.

Sementara Ruliono yang dihubungi mengaku mempersilahkan jalan yang ditempuh mantan istrinya tersebut. "Karena ini sudah persoalan hukum, maka nanti biar pengacara saya yang berbicara," jawab Ruliono melalui sambungan seluler, Selasa petang (12/9). (kim)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: