"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, 24 September 2017

Ritual 'Kebo-Keboan' Suku Osing Yang Tetap Lestari

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Warga Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur Kembali menggelar ritual 'Kebo-Keboan'. Ritual tahunan ini digelar setiap bulan Muharam (Assyuro).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual 'Kebo-Keboan' ini selalu mengundang perhatian masyarakat , baik warga dari dalam maupun dari luar daerah. Prosesi pertama yang dilakukan adalah 'Slametan Latar' selamatan dihalaman rumah dan makan bersama warga.

Setelah itu dikumandangkan doa-doa selamatan tanpa diketahui sebabnya dari beberapa yang tadinya ikut selamatan mendadak ada kesurupan atau istilah bahasa Aliyan 'Ndadi'. Prosesi serupa juga diselenggarakan diwilayah dusun-dusun Aliyan lainnya.

"Kalau dilepas bisa membahayakan, mereka harus dijaga beramai-ramai karena maunya mencari kubangan air layaknya hewan kerbau yang maunya hendak berguling-guling dan bergoyang-goyang di kubangan air. ” tutur Suwardi salah satu warga Dusun Sukodono, Minggu (24/9).

Masih kata Suwardi, agar tidak terlalu membahayakan, maka diperdengarkan suara musik tradisional, sehingga gerakan kasarnya berubah jadi gerakan tari seiring dengan instrumen kesenian dan disediakan satu penari Gandrung untuk teman jogetnya guna mengalihkan perhatian.

'Kebo-Keboan', bersama gadis diatas tandu alat bajak sawah (singkal) simbul 'Dewi Padi' (Dewi Sri), berkeliling kampung  sambil diiringi alat musik tradisonal barong serta kuntulan,  menuju halaman pendopo desa. Pawang berjuluk Mbah Nawi, dengan mantra khususnya  untruk menetralisir yang kesurupan.

Dipanggung kehormatan tampak jajaran Forpimka Rogojampi, Camat Nanik Machrufi, ST, Kapolsek Rogojampi Kompol. Drs. Toha Choiri, Danramil Rogojampi 825 / 12 Kapt. Inf. I Wayan Sukasana dan beberapa camat wikyah lain yang hadir sebagai tamu undangan.

Akhir dari ritual 'Kebo-Keboan' Aliyan itu adalah dilakukannya prosesi tanam padi atau 'Ngurit Pari'. Warga dan para pengunjung pun disuguhi hiburan berupa musik dangdut kendang kempul yang dipusatkan di Dusun Sukodono, Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi. (kim)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: