"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Senin, 18 September 2017

Seluruh Hakim Dan PNS PN Jember Di Tes Urine

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Seluruh anggota Hakim dan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Jember Jawa Timur, Senin (18/9), pukul 10.30  WIB di tes urine.

Tes Urine Narkoba ini intruksi atau permintaan Ketua Pengadilan Jember. Ada 68 jajaran PN  Jember yang di tes Urine hari ini, mereka terdiri dari satu orang Ketua, dan 14 Hakim, sisanya dari pejabat fungsional, struktural atau honorer.

“Alhamdulillah, dari 68 hasilnya semuanya negatif," Demikian diungkapkan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH,  SIK, MH yang didampingi Kasat Resnarkoba AKP Sukari SH usai kegiatn tes urine kepada 68 pegawai Pengadilan Jember di Kantor setempat.

Kusworo mengapresiasi permintaan Ketua PN. Menurutnya, kegiatan ini upaya prefentif, pencegahan agar semua pegawai terbebas dari narkoba. "Dan bukan itu saja, upaya pencegahan ini agar kita semua terhindar dari narkoba dan kita janga sampai bosan untuk memerangi narkoba" terangnya.

Sementara Joko Sutikno juru sita PN Jember menyambut test urin ini, pasakbta PN  ini badan peradilan yang harus memberi contoh yang baik bagi masyarakatnya “Sebagai pelayan, kita harus memberikan contoh bagi masyarakat.  "Kalau tidak menggunakan, ngapain khawatir. "tegasnya.

Sedangkan Kepala PN Jember Bambang Pramudwiyanto, SH, MH mengungkapkan ini instruksi dari pimpinan kita di pusat, yaitu ketua Mahkamah Agung, seluruh badan peradilan jajarannya ke bawah harus di test urin di kasih waktu sampai bulan Desember, akan tetapi kita lakukan hari ini. 

"Saya berharap test urin kita negatif, dan kita laporkan kepada ketua Pengadilan Tinggi dan kepada Mahkamah Agung hasilnya, ini untuk preventif. Karena ada Hakim, Panitera Pengganti, Ada Juru Sita, di beberapa daerah tertentu ada yang menggunakan narkoba dan kita antisipasi untuk hal itu" Terangnya. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: