"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Sabtu, 07 Oktober 2017

Bupati Jember Serahkan Ratusan SK Mutasi Guru



Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bupati dr Faida, MMR, Sabtu (7/10) bagikan ratusan SK mutasi guru kelas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di aula Pendopo Wahyawibawagraha

Pemberian Surat Keputusan (SK) mutasi Guru se Jember dibagikan dalam acara yang dikemas dalam sarapan pagi bersama. Tampak hadir Asisten III, Plh Kepala Dinas Pendidikan, para Kepala UPT Pendidikan dan Kepala Sekolah dari asal guru yang mutasi, serta tiga ratus enam belas guru kelas yang mengajukan mutasi.

Pemkab Jember sengaja mengumpulkan ratusan guru kelas untuk menghindari pungutan liar. “Sejatinya kita ini sedang perang, perang melawan pungli,” Tegas Bupati Jember dr Hj Faida, MMR yang disambut tepuk tangan meriah ratusan guru yang hadir.

Masih kata Faida, jika selama ini masyarakat tidak pernah masuk Pendopo, sekarang rakyat Jember boleh dan bebas ke Pendopo karena Pendopo sendiri adalah rumah rakyat. “Yang penting bebas, sopan dan rapi siapapun masyarakat boleh ke Pendopo,” katanya.

Menurut Faida bahwa SK mutasi guru kelas ini adalah untuk memudahkan para guru yang sudah lama mengabdi dimana tempat tinggal dan tempat tugas sangat jauh “Pemkab berupaya mendekatkan tempat tugas dan tempat tinggal para guru kelas agar lebih maksimal dalam mengajar di sekolah,” ucapnya.

Rekomendasi dalam mutasi guru kelas ini sudah tidak perlu lagi. Namun jika sudah terlanjur Bupati Faida meminta surat pernyataan bahwa guru bersangkutan yang meminta rekom tidak mengeluarkan uang sepeserpun. “Hal ini dilalukan agar tidak timbul fitnah dan ramai ditengah masyarakat,” imbuhnya.

Bupati minta guru membantu memberantas budaya pungutan liar. “Karena pungli itu dosa baik penerima maupun yang memberi, oleh sebab itu mari bersama memberantas pungutan liar agar dalam bertugas barokah,” tuturnya yang diamini seluruh undangan yang hadir.

Faida berharap agar komitmen Pemkab Jember yang Tegak Lurus diikuti dengan dukungan masyarakat dan semua pihak agar menjadikan Kabupaten Jember lebih baik dan bersih sesuai dengan 22 Janji Kerja yang bebas pungutan liar, bersih dan transparan dalam pelayanan disegala bidang.

Salah satu guru, Wisnu Aria dari Gumukmas mengaku setiap hari berangkat pukul 04.30 dan sampai di SD Baban Kecamatan Silo pukul 08.30 dimana dirinya bertugas mengajar. “Alhamdulillah mas akhirnya tempat tugas saya dekat dengan domisili, lebih irit ke biaya operasional mas,” pungkasnya. (midd)

Berita Terkait Pendidikan

Tidak ada komentar: