"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 12 October 2017

Diduga Mati 5 Tahun Lalu, Pria Situbondo Ini Kembali

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dinyatakan meninggal dunia, seorang pria di Kabupaten Situbondo Jawa Timur, yang menghilang sejak lima tahun lalu,  tiba-tiba muncul dan pulang ke rumahnya.

Peristiwa ini membuat keluarga  geger. Kepulangan Wisnu ( 37) warga dusun Tela , desa jatisari, Kecamatan Arjasa, ke rumahnya, Kamis, (11/10), diantar Dinas sosial beserta aparat kepolisian. Lima  tahun sebelumnya, Wisnu menghilang karena di duga mengalami Deperesi lantaran semenjak istrinya meninggal.

“Saat itulah, awal menghilang pihak keluarga melakukan pencarian sampai putus asa dan mengambil kesimpulan bahwa Wisnu meninggal. Pihak keluargapun kemudian menggelar pengajian atau ta'ziyah hingga Seeribu harinya” kata Kepala dinas Sosial Situbondo, H. lutfi Joko Prihatin, SH , Kamis , ( 12/10).

Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, bahwa Wisnu sudah diannggap meninggal dunia  karena sudah lima tahun tak kunjung pulang. Belakangan di ketahui selama  lima tahun ia menghilang lantaran terkena razia patroli Pol PP dan Dinas Sosial di kota Surabaya, Jawa timur.

Awal kemudian dievakuasi ke Dinas Sosial kota Surabaya  guna diberikan Perawatan lantaran kondisi mentalnya masih belum stabil.  Lantaran tidak ada warga yang merasa kehilangan keluarganya, lama kemudian  setelah Dinsos kota Surabaya mencoba terus melacak indentitasnya akhirnya  di ketahui warga Situbondo.

Pihak Dinsos Situbondo menerima laporan dari Dinsos kota Surabaya tetang keberadaan korban. Bersama sejumlah petugas Dinas sosial setelah korban tiba di kantor dinas Sosial Situbondo mengantarkan korban untuk bertemu dengan pihak keluarga.

Saat pertama kali memasuki pintu rumahnya, suasana menjadi  histeris dan salah satu keluarga korban sempat  ada yang pingsan. "Saya kira wisnu sudah meninggal, alhamdulillah terimah kasih banyak pak, kata keluarga  korban yang enggan identitasnya dipublikasikan. (edo)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: