"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Senin, 09 Oktober 2017

IAD Kejari Jember Sosialisasi Bahaya Kanker Serviks

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Negri (Kejari) Jember, Senin (9/10) gelar sosialisasi deteksi dini Wanita Indonesia, terbebas Kangker Serveks dan Payudara.

Hadir sebagai nara sumber, Bupati Jember dr Faida MMR, dan tim medis Kesehatan serta Ketua Ikatan Adyaksa Dharmakarini Jember, Ibu Fitria Hartanto beserta anggota 30 Warakawuri. “Mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, Kangker Serveks dan Payudara” Katanya dihadapan para peserta, Kamis (9/10)

Untuk mengantisipasi penyakit yang paling banyak diderita perempuan di dunia termasuk di indonesia ini
Menurut Faida, sejak dini harus dilakukan test IVA, pemeriksaan Servik, menggunakan Asam Aset. "Gejala awal yang mudah diketahui Keputihan atau keluar cairan encer dari vagina, pendarahan setelah senggama.

“Disamping itu juga timbulnya pendaraan setelah masa menopause dan timbul nyeri panggul (pelvis) pada perut bagian bawah maupun badan menjadi kurus kering karena kurang gizi, edema kaki, timbul iritasi kandung kencing dan poros usus besar bagian bawah." Jelas Faida

Kegiatan ini diapresiasi Bupati Jember,  gerakan ini akan saya tindak lanjuti,  terinspirasi kegiatan IAD Jember, kita akan membuat gerakan sosialisasi yang lebih masif karena ini kegiatan pencegahan berupa sosialisasi Testiva, dimana dengan menggunakan BPJS Testiva ini bisa gratis

Puskesmas Sumbersari akan melayani anggota IAD, kita melayani on the spot di kejaksaan. Untuk antisipasi penularan bisa dengan testiva, apakah normal apa kangker di leher rahim, kemudian juga bisa untuk imunisasi kangker serviks dan ini efektif bisa 90 persen sembuh dan bisa dilindungi sampai 5 atau 6 tahun. 

Untuk Jember tahun 2016 itu lebih dari Seribu penderita kangker serviks dan kangker payudara yang terdeteksi dan ini menunjukkan bahwa di jember juga angkanya juga cukup tinggi dan jangan lupa perempuan di dunia ini kematian terbesarnya disebabkan oleh kangker Serviks nomer satu di dunia

Sementara Ketua AID Jember, Ibu Fitria Hartanto, menyampaikan bahwa program Sosialisasi pencegaan dan deteksi dini Kangker Serviks, digagas oleh Ketua AID Jaksa Agung (Pusat), untuk dilaksanakan di seluruh Wilayah se Indonesia dan dilakukan serentak. 

"Untuk Wilayah Jember sendiri diikuti oleh 30 Kawawuri, dan dengan narasumber dr Faida yang juga sebagai kepala daerah Jember, beserta para tim medis kesehatan, Untuk itu dengan harapan bermanfaat bagi seluruh Anggota IAD Wilayah Jember dan Masyarakat pada umumnya. (edw)

Berita Terkait Kesehatan

Tidak ada komentar: