"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Rabu, 11 Oktober 2017

Pupuk Kaltim Dan Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Di Jember Aman

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Perwakilan Asisten Executive (AE) Pupuk Kaltim Dan Petrokimia Gresik Pastikan persediaan pupuk menghadapi masa tanam Bulan Oktober hingga Desember Di Jember, aman.

Pernyataan itu ditegaskan Asisten Executive (AE) Pupuk Kaltim, Ali Maksum, usai sidak Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Jember ke sejumlah Distrbutor, gudang, Agen hingga Toko, yang dipimpin Wakil Ketua Edy Budy Susilo, dan Pemkab Jember, di Rambipuji Rabu (11/10)

Tampak hadir tim dalam sidak di Gudang Pupuk Kaltim Rambipuji,  dari unsure Kejaksaan, TNI dan Polri, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, ditemui perwakilan Asisten Executive (AE) pupuk Kaltim Jember, Lumajang dan Probolinggo Ali Maksum dan SPDP PT Petrokimia Gresik Wilayah Jember, Lumajang dan Probolinggo.

Bahkan stok pupuk di 3 kabupaten berada diangka aman.  “Alhamdulillah saat ini stok pupuk wilayah distibusi kami, Jember, Lumajang dan Probolinggo aman. Ini sesuai peraturan pemerintah untuk menyiapkan stok 3 minggu ke depan,  jadi petani tidak perlu khawatir adanya isu kelangkaan,” ujar Maksum,

Selama ini Menurutnya dalam menyediakan stok pupuk, tidak pernah ada  kendala, karena kiriman dari pusat lancar, “Kalaupun ada, hanya hal kecil seperti terjadinya longsor di Gunung Kumitir yang menyebabkan antrian panjang, jika biasanya ditempuh 4 jam, kalau pas longsor bisa 7 sampai 9 jam,” Jelasnya.

Hal sama disampaikan perwakilan PT Petrokimia Gresik, Taufik Muksin, bahkan dirinya menyampaikan bahwa sudah disiapkan jumlah tiga kali lipat dibandingakan stok minimum dari Kementrian Pertanian,  di 3 gudang penyangga Rambipuji, Ambulu, dan Puger, sebanyak ZA 2.831 ton, SP36 : 958 ton, Phonska 3.967 ton dan Petroganik 180 ton.

Sampai oktober, disalurkan ZA 32.527 ton, SP36 : 3.609 ton, Phoska 28.972 ton, Petroganik 16.907 ton, “Untuk memenuhi kebutuhan petani Jember, dinas Pertanian melalui KP3, juga minta tambahan alokasi kepada dinas Pertanian Jatim pupuk ZA 4000 ton, SP36 : 500 ton, Phonska 4000 ton, dan Urea 8.000 ton dengan harapan bisa terbit di ahkir bulan Oktober”, jelasnya.

Sidak  ini  atas perintah ketua KP3 yang juga sebagai Bupati Jember, dr Faida, MMR, untuk memanstikan ketersediaan pupuk, “Sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani berdasarkan SK Bupati sebanyak 100 ribu ton, ini sesuai dengan luasnya lahan pertanian produktif di Jember yang mencapai 81 ribu hektar”. Kata Wakil Ketua KP3 Jember Edy Budi Susilo.

“Sesuai dengan SK Bupati, kebutuhan pupuk di Jember sebesar 100 ribu ton, mengingat luasnya lahan produktif mencapai 81 ribu hektar, dan Jember sendiri sudah mendapat kiriman dari pusat sebesar 79 ribu ton, dan sebagian sudah didistribusikan ke beberapa kios, namun untuk mengantisipasi kelangkaan,

Meskipun saat ini ada diambang batas aman, petani dihimbau untuk menggunakan pupuk sebagaimana mestinya dan tidak berlebihan atau boros, karena bisa menyebabkan yang lain tidak kebagian, dan ujung-ujungnya dianggap langka,” ujar Asisten II Pemkab Jember Edy B Susilo 

Saat ini Pemkab Jember sudah berkirim surat ke Kementrian Pertanian dan Gubernur untuk tambahan pupuk bersubsidi sebesar 8 ribu ton sampai akhir Nopember, sedangkan untuk Desember kebutuhan pupuk sebesar 12 ribu menunggu jawaban Gubernur yang akan diambilkan dari realokasi daerah lain di Jawa Timur.

Distribusi sudah sesuai kebutuhan petani di tiap-tiap kecamatan dengan cakupan luas lahan pertanian, kalau ada peredaran pupuk antar kecamatan itu harus laporan pada KP3, sebab ada larangan dan tidak boleh, kalau ada yang tahu segera laporkan, karena hal ini melanggar hukum.

“Pemkab berusaha mencukupi kebutuhan pupuk petani, jangan sampai ada pihak-pihak terutama kios dan distributor menyelewengkan, jika ada yang mengetahui, silahkan lapor ke Dinas Pertanian atau ke saya di nomor 08113529007, kami sudah bekerjasama dengan kepolisian dan Kodim,” pungkasnya. (edw)

Berita Terkait Pertanian

Tidak ada komentar: