"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Kamis, 05 Oktober 2017

Tak Ada Korban Jiwa Kisruh Bonek VS PSHT Di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, menegaskan, tidak benar alias hoax informasi yang sempat viral di Medsos bahwa ada korban jiwa kisruh Bonek dengan PSHT.

Kepolisian bertindak sigap saat Laga Semeru FC vs Persebaya, kisruh di Balung, Ambulu dan Stadion JSG bisa diantisipasi dan tidak ada korban jiwa.  “Saya tak menyudutkan pihak pemberi ijin, walaupun kami sudah sarankan ditunda / dibatalkan, bahkan pra kejadian di Surabaya,” tegasnya, Kamis (5/10)

Seharusnya kegiatan itu dilaksanakan di Lumajang, karena stadion Lumajang hanya mampu menampung 4.000 orang sehingga Penitia Pelaksana (Panpel) bermohon untuk dilaksanakan di Jember kepada pimpinan daerah untuk pinjam Stadion jember Sport Garden (JSG) di kecamatan Ajung.

“Sejak 1 Oktober saya ajak PSHT Jember jadi tuan rumah yang baik dan berkordinasi dengan Polres-polres tetangga untuk melakukan razia dan penyekatan masuknya oknum dari luar Jember, juga giat intelijen yang tidak bisa saya kupas disini. Penegakkan hukum kita terapkan untuk proses pembelajaran,” tambanya.

Pasukan juga diperkuat mulai pengawalan masuk di Jember, transit di Stadion Notohadinegoro, sampai ke JSG, pelaksanaan pertandingan “Kami jaga dengan pengamanan extra ketat melibatkan 1.120 personel termasuk brimob, TNI, Sabhara Polda, gabungan Polres, bahkan pasukan anjing kami siapkan,” ujarnya.

Polres juga melakukan mapping kerawanan setelah pertandingan, Bisa saja terjadi penyegatan supporter, sehingga diantisipasi dengan menutup arus lalu lintas. Polres bersama ketua cabang dan ketua ranting PSHT se kabupaten Jember melakukan patroli untuk mengantisipasi oknum yang masih terpancing emosi. 

“Pengamanan extra ketat 15.432 bonek yang pulang ke Surabaya, Bondowoso, Lumajang dan lainnya kami siapkan kendaraan dinas Polres Jember, Situbondo, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Pemkab Jember, TNI bahkan kurang dan kami harus menyewa bis dan truk tambahan sehingga tidak ada yang keliaran. 

Walaupun awalnya tidak semua dari 15.000 orang itu mau diatur. “Alhamdulillah, situasi kondusif, selama pertandingan tidak ada gangguan, Tidak Ada Korban Jiwa. Semua supporter bisa pulang dengan tidak ada pencegatan dan halangan,” terangnya Kasat Reskrim Polres Jember beberapa tahun lalu ini..

Semua itu berkat Rahmat dan Ridha Allah SWT, doa, kebesaran hati dan jiwa ksatria elemen masyarakat Jember. “Saya pribadi maupun atas nama pimpinan Polres Jember mengucapkan terima kasih banyak kepada semua masyarakat yang sudah mendoakan dan membantu jalannya proses pengamanan.

Termasuk memberikan info dimana titik-titik kerawanan, Mari kita berfikir secara positif dan menciptakan suasana yang kondusif demi kabupaten Jember yang kita cintai. Kami sayang dan cinta kalian semua warga masyarakat Jember. We love you all,” pungkasnya. (edw)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: