"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, October 25, 2017

Tekan HIV-AIDS, Dinkes Situbondo Susun Langkah Pencegahan

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Identifikasi masalah, kasus HIV dan AIDS di Situbondo, Jawa Timur terus meningkat. Pada  tingkat tinggi didominasi oleh kelompok usia sekitar 20 tahun hingga usia 39 tahun.

Namun juga ditemukan menyerang 32 ibu hamil. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Abu Bakar Abdi mengatakan, berdasar data dari Penanggulangan AIDS (KPA) bahwa penyebaran virus, menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan sudah hampir menyebar di seluruh kecamatan.

"Kemudian, sebagai pencegahan, KPA melakukan pengaturan tentang sasaran pencegahan, larangan dan kewajiban. Sasarannya adalah orang yang sudah tertular, orang yang berisiko tertular atau rawan tertular serta orang yang rentan terkena HIV dan masyarakat umum." Ujar Abu Bakar.

Pihaknya mengaku memang sulit untuk menekan jumlah HIV/AIDS secara signifikan, namun dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh KPA, diharapkan fenomena gunung es penderita HIV-AIDS yang belum ditemukan , sehingga penyebaran penularan HIV-AIDS bisa dikurangi dan ditekan.

Merujuk data tersebut diatas, Pemkab Bersama Dinkes dan  KPA Situbondo terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran HIV-AIDS di Situbondo salah satunya yakni melalui promosi, pencegahan, pengobatan, perawatan dan dukungan terhadap ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS).

"Kami terus melalui penyuluhan dan sosialisasi informasi yang benar, menyediakan media informasi yang bermutu, memadai dan mudah diakses. Selain itu juga memasukkan pendidikan  pencegahan HIV dan AIDS dalam materi kurikulum pendidikan sekolah yang terintegrasi dengan mata pelajaran tertentu" Ungkap Abu, Rabu (25/10).

Selain itu kata Abu Bakar, pencegahan terus  dilakukan pengobatan, perawatan dan dukungan bagi ODHA. Perawatan dilakukan dengan pendekatan klinis, agama, keluarga dan masyarakat. Dukungan bagi ODHA juga harus dilakukan mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Untuk menekan jumlah HIV/AIDS dikabupaten Situbondo perlu juga peran serta masyarakat memiliki arti yang penting dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS dengan tidak melakukan diskriminasi dan stigma negatif terhadap ODHA. (Edo).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: