"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 16 November 2017

FPAN Banyuwangi Laporkan Ketua KONI Ke Kejagung

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Usai melaporkan Kadispendik dan Bupati Banyuwangi atas dugaan KKN  pembangunan SMKN 2 Tegalsari ke KPK, FPAN juga melaporan dugaan KKN lain ke Kejagung.


Laporan lain yang ke Kejaksaan Agung (Kejagung) adalah dugaan gratifikasi ditubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuwangi. Demikian ungkap koordinator Forum Pemantau Aset Negara (FPAN) Pelni Rompies, paparnya, melalui selularnya, Kamis (16/11/17).

Lebih lanjut pegiatat aktivis anti korupsi Banyuwangi, yang berangkat bersama ketua LSM Somasi, Suparmin ini menjelaskan bahwa  dugaan gratifikasi ini dilakukan saat musyawarah cabang luar biasa (Muscablub), dirinya juga melapaporkan  dugaan pelanggaran proses perijinan galian C beserta luasan area.

"Benar mas, setelah dari KPK, Rabu (15/11/17), kita ke Kejagung menyampaikan laporan dugaan gratifikasi dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) pada tahun 2015, sekaligus laporan dugaan pelanggaran proses perijinan galian C dengan luas areanya,"

Dalam Muscablub tahun 2015  ada pengkondisian para Ketua Cabang Olah Raga (Cabor) untuk secara aklamasi satu suara menjatuhkan pilihan kepada satu kandidat. "Ada bagi-bagi duit kepada oknum ketua-ketua Cabor yang kebanyakan berstatus sebagai PNS. Nilainya Rp 1 juta untuk setiap ketua Cabor," bebernya.

Ketua terpilihnya dan pemilik galian C juga nama yang sama yaitu Michael Edy Hariyanto. "Kegiatan galian C milik Michael ini, selain ijinnya sudah habis masa berlakunya, luas area yang dikeruk pasirnya jauh lebih besar dari luas area yang dimasukkan dalam perijinannya," tandasnya.

Jadi, lanjut Pelni, dalam kasus ini ada area yang dikeruk pasirnya secara ilegal alias tidak masuk dalam ijin. Selain itu juga menimbulkan masalah kerusakan lingkungan dan persoalan reklamasi. "Secara otomatis tingkat kerusakan lingkungannya juga lebih besar," jelas mantan petinju ini.

Menanggapai laporan itu, Michael, dengan santai menjawab tidak perlu memberikan tanggapan. "Saya gak perlu menanggapi pak, gak masalah. Wong lapor itu gampang kok," jawab pria yang juga ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi ini melalui WhatsApp Kamis (16/11/17) pukul 11.38 WIB. (kim).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: