"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, November 5, 2017

Suka Ikan Kutuk Pedas, Kini Tersedia Di Tamara Resto Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bagi anda para pecinta kuliner masakan “Ikan Gabus” kutuk pedas, kini telah tersedia di Wisata Kuliner Pujasera Tamara Resto, Jl PB Sudirman (Depan Kodim 0824) Jember.

Masakan ikan kutuk, selain rasanya yang nikmat, juga bermanfaat bagi kesehatan, pasalnya ikan jenis ini mengandung banyak Albumin yang dapat meregenerasi sel, sehingga tak hanya lezat tetapi juga dipercaya dapat mempercepat penyembuhan bagi mereka yang sedang menjalani operasi.

"Ada beberapa pilihan menu di stand kami, selain kutuk pedas juga ada kutuk asem-asem, patin pedas, patin asem-asem dan lalapan welut serta lalapan wader," kata Edi Winarko, pemilik stand Bu Edi White kepada media ini, Minggu (5/11/2017) siang.

Menurutnya, ikan kutuk itu dapat mempercepat penyembuhan luka paska operasi "Harganya pun terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah, mulai Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per porsinya lengkap dengan nasi putihnya," ujarnya.

Menu baru ini menjadi incaran bagi para penikmat kuliner di Jember. Karena ikan jenis ini sulit didapat. Namun dengan hadirnya warung Bu Edi White yang menyediakan kutuk pedas, warga tak perlu repot-repot karena sudah tersedia di kawasan tengah Kota Jember.

“Alhamdulillah Konsumen cukup antusias. Saat buka pertama (Kamis, 2 Oktober), masakan yang kami sediakan ludes diserbu pembeli. Bahkan awal buka, dalam sehari kami bisa menghabiskan ikan kutuk hingga 5 kilogram,” tuturnya.

Tingginya minat pembeli ini, membuat Edi dan istrinya memperpanjang jam buka warungnya. Jika awalnya buka mulai jam 15.00 hingga jam 21.00 wib, namun karena tak ingin mengecewakan pelanggan dan membuka warungnya mulai jam 13.00 wib siang hingga pukul 22.00 malam.

Dwiagus, salah seorang pelanggan kutuk pedas mengaku puas, menurutnya bukan hanya rasanya yang lezat, tapi juga berkasiat. Meski bukan yang pertama kali memakan jenis masakan ini, namun menurutnya sensasi gurih dan pedasnya menu kutuk ini bikin ketagihan.

Selain rasa gurihnya berbeda, sensasi pedasnya sangat terasa, yang tidak suka pedas ada yang dimasak asem-asem. “Yang semakin saya suka, bisa nambah petai, gratis, saya juga pesan yang asem-asem dibungkus untuk keluarga dirumah, pokoknya rasa ikan kutuk Bu Edy White, jozzz deh”. Pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh H Rohim, dosen Ilmu Ketdokteran Universitas Negeri Jember (unej) ini, membenarkan bahwa kandungan albumin dalam ikan kutuk ini sangat tinggi, baik sekali untuk kesehatan. Ikan jenis ini termasuk tergolong langka, sehingga tak heran jika harganya mahal.

Pada dasarnya semua jenis ikan itu menurutnya  nilai gizinya juga tinggi, baik juga untuk anak-anak yang sedang dalam pertumbuhan, makanya bisakan anak-anak kita untuk mengkonsumsi ikan. “saya suka semua jenis ikan,  lebih-lebih ikan kutuk”, katanya. (eros).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: