"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 23 November 2017

Tekan HIV Aids, Warga Situbondo Minta Warung Esek-esek Ditertibkan

Situbondo, MAJALAH.-GEMPUR.Com. Satuan Polisi Pamong Praja(Pol PP), Pemkab Situbondo, diminta tegas tertibkan  warung remang-remang yang  diduga menjadi ajang transaksi esek –esek di Besuki.

Pasalnya jika dibiarkan keberadaan warung remang-remang  yang diduga menjadi ajang esek-esek  di sepanjag jalan Pantura Besuki ini dikhwatirkan akan menurlarkan penyakit HIV AIDS. Demikian dikeluhkan  salah-satu warga Besuki, Kabupaten Situbondo,  Sutomo, Rabo (23/11/2017).

Menurutnya, berdasarkan  data  dari Dinas Kesehaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, indikasi penyakit HIV AIDS di Situbondo  semakin meningkat, .Oleh karena itu, masyarakat meminta warung remang-remang segera ditertibkan, namun, tetap dilakukan secara manusiawi.

"Saat ini sejumlah tokoh wilayah Besuki barat merasa terjajah praktek pelacuran. Pembiaran warung remang-remang ini mengancam kehidupan masyarakat. Parahnya lagi, sejumlah PSK yang terindikasi mengidap HIV /AIDS semuanya berasal dari luar daerah" Keluhnya.

Menurutnya  Praktisi Hukum, Supriyono, bahkan di sejumlah tempat kos-san muda-mudi juga ditengarai menjadi ajang transaksi esek-esek, seperti di wilayah Kecamatan Banyuglugur,  “Saat ini ada 92 wanita seksi indekos yang berkedok menjadi pemandu lagu di sejumlah tempat hiburan malam di Besuki" tambahnya.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Situbondo, Masyari mengatakan, pihainya berjanji  akan terus menggencarkan razia di setiap lini,  namun dalam penegakan peraturan adaerah (Perda) dan menekan  Virus Aids/HIV, ia berharap ada sinergisitas dari  masyarakat luas.

Sebab, untuk mencipatakan kondusifitas dalam program pemerintah, butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat  "Oleh karena itu kami meminta kerjasamanya warga  masyarakat Situbondo untuk menegakkan Perda yang mengatur tentang Pelacuran/Prostitusi," Tegasnya. (edo).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: