"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, 24 November 2017

Tiga Atap Ruang Kelas SD Negeri Di Jember Ambruk

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tiga atap ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri Gugut 01, Kecamataan Rambipuji Kabupaten Jember Jawa Timur pada Jumat (24/11/2017) pagi, ambruk.

Beruntung Beruntung atas kejadiaan ambruknya atap bangunan ruang kelas tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, pasalnya saat peristiwa tersebut, ruang kelas dalam kondisi kosong, dan aktifitas belajar mengajar karena belum ada siswa yang datang ke sekolah

Pihak kepolisiaan belum dapat menyimpulkan penyebab pasti ambruknya tiga ruang kelas yang terjadi sekitar pukul 6 pagi tersebut, mungkin dikarenakan  factor cuaca atau factor dari kesalahaan konstruksi atap bangunan gedung, hanya kerugiaan matrial  ditaksir mencapai 265 juta rupiah.

Kapolsek Rambipuji AKP Sutarjo membenarkan peristiwa ambruknya bangunan tiga ruang kelas pada Jumat pagi tersebut, pihak kepolisiaan juga telah   memasang garis polisi untuk mensterilkan tiga ruang kelas yang mengalami rusak berat, setelah tertimpa atap bangunan yang ambruk.

Menurut Kepala Sekolah, Teguh Santoso,  proses belajar mengajar  berjalan normal, untuk klas 1 dan 2 dipulangkan pagi. “Lantaran ruang kelas 4,5 dan 6 tidak bisa digunakan, aktifitas belajar mengajar siswa kelas 4 dan 5 diruang klas 1 dan 2 sedang kelas 6  di ruang perpustakaan”, jelasnya.

Dan pihak sekolah juga telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Dinas Pendidikan Pemkab Jember yang selanjutnya menerjunkan tim untuk turun ke lapangan.  “Berdasarkan data Dinas Pendidikan,  tiga ruang kelas yang ambruk tersebut terakhir direhap pada tahun 2009 lalu”, tambahnya. 

Kabid Sekolah Dinas Pendidikan, Dheborah Trisnowati SPd, MPd, masih akan menelisik penyebabnya.  "Dinas Pendidikan akan memasukan pengajuan rehabilitasi gedung sekolah tersebut bisa dilaksanakan di awal tahun anggaran 2018 mendatang." Jelas Dheborah. (edw).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: