"Selamat Hari Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018. Selamat Hari Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018.Selamat Hari Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018"
Custom Search

Wednesday, 20 December 2017

Puluhan Karyawan PT WOM Situbondo Gelar Aksi Tuntut Gaji Layak

Situbondo, MAJALAH GEMPUR.Com. Puluhan karyawan, Kamis  (21/12), mendatangi kantor Disnakertrans Situbondo menuntut PT  Wahana organic Muliajaya (WOM) untuk memenuhi hak-hak para buruh.

Mereka menganggap selama ini PT WOM yang beralokasi didesa Kelatakan, kecamatan Kendit, tidak menggaji karyawan sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang ditetapkan. Merek mengaku hanya selam ini hanya menerima gaji 50 ribu rupiah  per- harinya.

Sejumlah  karyawan yang mendatangi Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi kabupaten Situbondo (Disnakertrans)  terdiri dari empat desa yakni desa Klatakan, desa Kendit, Desa Rajekwesi, dan Desa  Tambak Ukir kabupaten Situbondo

"Kami hanya menerima gaji sebesar Rp. 50 ribu rupiah  per-harinya atau sebesar  1.Juta 500.000 ribu rupiah selama sebulan. Padahal berdasarkan UMK  Situbondo tahun 2017  Rp 1.616.903.62,  seharusnya digaji Rp 65 ribu rupiah atau lebih  per-hari," ujar Ewin (50) salah satu pendemo

Selain minimnya gaji, para pengunjuk rasa menyampaikan beberapa tuntutan lainnya yaitu, agar perusahaan menerbitkan slip gaji, dan menolak PHK sepihak, dan seharusnya seluruh pekerja di PT WOM diikutsertakan  BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mendesak Disnakertran agar segera menyelesaikan beberapa permasalahan yang sedang kami hadapi agar ditemukan jalan keluarnya. Perusahaan kami harus memberikan hak normatif yang kami adukan ke Disnaker Situbondo khususnya soal gaji atau upah sesuai UMK,” ujarnya.

Lantaran kecewa, aspirasinya tak mendapatkan respon, dari Disnakertrans atau perwakilannya, mereka mengancam  dalam waktu dekat ini akan mogok kerja dan melakukan unjuk rasa ke kantor DPRD dan kantor Bupati Situbondo dengan jumlah besar lagi, selanjutnya pemdemo membubarkan diri .

“Kita datang ke Kantor Disnaker ini untuk mengadukan keluhan, agar perusahaan memberikan upah sesuai standar UMK, karena gaji pokok yang kami terima tidak sesuai UMK, sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya. 

Sampai berita ini di tulis , kepala Disnakertrans Situbondo Junaidi, tidak dapat di konfirmasi karena sedang rapat, demikian juga  pemilik PT WOM, seklaigus pemilik Dieler Motor Embuen Suanda, menurut salah satu karyawan di jalan Pemuda Situbondo, sedang berada di luar kota. (edo).

Berita Terkait Perburuhan

No comments: