"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 17 January 2018

Hakim Tipikor Surabaya Tahan Mantan Ketua Askab PSSI Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Setelah jalani Sidang lanjutan pembelaan dari Kuasa hulum terdakwa (Eksepsi), Majelis Hakim Tipikor Surabaya, Selasa (16/1) pukul 20.40 wib Tetapkan penahanan Diponegoro.

Mantan Ketua Askab PSSI Jember di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya sebelum sidang, terdakwa Kurupsi Dana Hibah Askab PSSI Jember 2014-2015, mengembalikan kerugian Negara hasil audit BPKP Jawa Timur sebesar 400 juta rupiah dari 2.3 Milyar.

“Saat ini terdakwa kasus Kurupsi Dana Hibah Askab PSSI Jember 2014-2015, yang juga mantan ketua Askab PSSI Jember, Diponegoro sudah dilakukan penahanan di rumah tahanan klas 2 Surabaya. "Jelas Kepala Kejaksaan Negri Jember Ponco Hartanto, Rabo (17/1/2018).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), mantan Ketua PSSI Jember yang dikenal dengan Popo telah didakwa melakukan penyelewengan anggaran 2014-2015 untuk organisasi sepak bola di kabupaten Jember, mengakibatkan kerugian negara 2.3 milyar.

"Terdakwa melalui pengacaranya menitipkan kerugian negara sesuai perhitungan BPKP Jawa Timur sebesar 400 juta, itu hanya menjadi pertimbangan yang meringankan bagi terdakwa, namun tidak menghapus perbuatan hukumnya," tegas Ponco yang dikenal murah senyum itu

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember, Asih membenarkan, jaksa telah menerima titipan pengembaliaan kerugiaan keuangan Negara dari Terdakwa Diponegoro, sebesar 400 juta. "yang menyerahkan penasehat hukumnya dan langsung akan kita setor melalu bank ke kas negara," katanya Rabu (17/1/2018).

Ketua Majelis Hakim Hakim HR Unggul Warso Murti, SH, MH, dengan Hakim Anggota Samhadi SH, MH, dan DR Lufsiana SH,MH. menetapkan penahanan badan terhadap terdakwa di Rutan Klas 1 Surabaya, “Untuk 30 hari kedepan hingga 14 Febuari 2018," pungkas Kasi Pidsus Kejari Jember Asih (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: