"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Friday, 12 January 2018

Polsek Di Jember Ringkus Seorang Pengoplos Gas Elpigi 3 kg

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Satuan Reserse kriminal (Reskrim)  Polsek Sumberbaru Polres Jember Jum'at (12/1/2018), sore sekitar pukul 16.30 Wib tangkap  seorang pengoplos Gas 3 kg bersubsidi.

Akibat melakukan memindahkan dan pengoplosan gas bersubsidi (3 Kg) ke Tabung non Subsidi (12 Kg), Dimas Saputra warga dusun sadengan Desa Rowotengah kecamatan Sumberbaru terpaksa harus meringkuk di sel tahanan Markas Kepolisian Sektor setempat.

“Penangkapan Pria  berumur 22 tahun di rumah tinggalnya yang sekaligus digunakan sebagai tempat pengoplosan berkat Informasi dan pengaduan masyarakat”. Kata  Kapolsek Sumberbaru Ajun Komisaris Polisi (AKP) Subagiyo kepada sejumlah media Jumat (12/1/2018).

Menurut AKP Subagio , usai menerima informasi orang sedang memindah atau mengoplos gas dari 3 kg ke tabung 12 kg, sekitar jam 16.00 wib, petugas langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), “Setelah di cek ternyata benar,  Anggota langsung melakukan penangkapan." Ungkapnya.

Dalam penangkapan kali ini, Selain Pelaku Petugas juga mengamankan kan barang bukti berupa 57 buah tabung gas berat 12 kg (non subsidi), 200 buah tabung gas berat 3 kg (subsidi), 1 buah timbangan gantung dan 5 buah alat untuk oplos gas (pipa kecil)

"Menurut pengakuan tersangka tabung gas 3 kg dibeli dari kios kios dan pangkalan gas dan kemudian gas di masukkan kedalam tabung 12 kg, untuk seterusnya gas 12 kg dijual ke sekitaran Jember dan Lumajang dengan harga Rp 110.000, sehingga mendapatkan mein fungsal Rp 50.000, untuk gasnya yang 3 kg tersangka membelinya dengan harga 15.000 per tabung," terang Subagiyo.

Kata Subagiyo, Atas perbuatannya tersebut Tersangka telah melanggar Pasal 62 UURI no 8 th 1999 tentang perlindungan konsumen sub pasal 53 huruf c UURI No 22 th 2001 tentang Mineral dan gas bumi, menyudahi Konfirmasi. (yond) 

Berita Terkait Kriminal

No comments: