"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Monday, 22 January 2018

Warga Situbondo Meminta BPBD Siap Siaga 24 Jam

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Lantaran Kerap terjadi bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, diminta selalu siaga selama 24 jam.

Selaku lembaga penanggulangan bencana Banjir, tanah longsor (Batalog) puting beliung, dan Rob tentunya BPBD harus waspada dan selalu sigap. "Selama dua pekan terakhir, intensitas hujannya cukup tinggi, sehingga diperlukan kewaspadaan," kata Kepala pelaksana tugas BPBD, Taufiq Hidayat, Senin (22/1/2018).

Kabid pencenggahan Dan kewaspadaan Bencana, Gatot Trikorawan mengatakan, sesuai edaran tahun 2017, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Propinsi Jatim, mengharap warga yang bermukim disekitar aliran sungai maupun lereng berbukitan harus selalu waspada, dikhawatirkan saat hujan akan banjir.

Demikian juga dengan rumah disekitar lereng perbukitan juga harus waspada terjadinya longsor. Ini dikarenakan bencana banjir dan tanah longsor seringkali terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo. Sebelum terjadinya bencana tersebut lebih baik jika dilakukan antisipasi terlebih dahulu oleh masyarakat maupun petugas BPBD.

"Dan kalau pun terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Situbondo maka warga dan BPBD sudah siap langsung turun ke lokasi bencana 24'jam untuk membantu masyarakat yang terkena musibah bencana," tandas nya.

Lebih jauh Gatot mengatakan,  pihaknya sudah beberapa pekan terakhir sudah melakukan dan meningkatkan kewasdaan terhadap tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Situbondo dengan  kesiapsiagaan pasukan, serta gelar Simulasi tanggap darurat  penaggulangan bencana.

Petugas BPBD dan relawan sudah dipersiapkan serta sudah disebar di wilayah kecamatan yang rawan terjadi bencana banjir atau tanah longsor. BPBD Kabupaten Situbondo sendiri juga sudah mempersiapkan sejumlah peralatan penanganan bencana. Mulai dari perahu, alat berat dan beberapa peralatan penanganan bencana lainnya.

"Semua peralatan itu apabila sewaktu-waktu terjadi bencana banjir dan tanah longsor akan langsung bisa dikirim dan dipergunakan membantu masyarakat untuk melakukan evakuasi, seperti yang pernah terjadi pada bencana banjir di wilayah Desa Sumbermalang , Dan diwilayah  Asembagus kerap terjadi bencana," kata Gatot.

Di samping itu, pihaknya juga sudah meningkatkan langkah koordinasi dengan instansi lain di Kabupaten Situbondo dalam penanganan bencana. Termasuk berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, TNI, dan relawan serta masyarakat.

Sementra persediaan domestik  yang sudah di gelontorkan untuk bencana mulai tanggal 7 januari 2018 hingga saat ini  tercatat 209 paket , sementara stok persediaan domestik  persediaan BPBD Situbondo 102 paket bahan sembako.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang bermukim dekat aliran sungai dan yang ada di sekitar perbukitan untuk waspada bencana," tutur nya.

Menurut salah satu warga,  Edy (40) yang tinggal di daerah pegunungan wilayah kecamatan, Sumbermalang,  berharap Dalam penanggulangan bencana, tidak hanya  BPBD, tetapi instansi terkait juga ikut andil 24 jam untuk kondusifitas situasi, sebab beberapa minggu terakhir bencana kerab terjadi bencana. (edo).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: