"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Tuesday, 20 February 2018

Tidak Transparan, Diduga Uang Mengalir Ke Wartawan, Ketua LMDH Di Jember Diganti

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kedatangan ratusan anggota Lembaga Masyarakat desa Hutan (LMDH) Wana Lestari Senin (19/2/2018) siang  di Kantor Desa Darungan,  Tanggul Jember, membuahkan hasil.

Desakan kurang lebih 130 orang sekitar pukul 13.00 Wib untuk  meminta kepala desa Darungan Kulsum Effendi agar segera memberhentikan pengurus dan membubarkan LMDH Wana lestari untuk selanjutnya  segera membentuk pengurus  LMDH baru akhirnya dipenuhi . 

Desakan itu dilakukan lantaran Ketua LMDH  Sudarso beserta pengurusnya dianggap tidak tranparan mengelola  keuangan lembaga, yang berimbas macetnya roda kelembagaan. Laporan pertanggung jawaban (LPJ) sejak Bulan Januari 2014 Hingga Tahun 2017 terkesan mengada ada.

Seperti halnya dalam LPJ terlihat dikolom Bagian Biaya Operasional LMDH yang dilaporkan pihak LMDH Wana Lestari yang mengartikan salah satu media harian di Jember dan Online turut serta dalam penggunaan Uang Sharing yang digelontorkan Perhutani kepada LMDH, sebesar 3 Juta dan 1,5 Juta.

"Turunkan ketua dan pengurus semuanya pak kades dan ganti yang baru, " Teriak ratusan petani di kantor Pendopo balai desa Darungan, yang di hadiri Muspika kecamatan Tanggul diantaranya Camat Tanggul Sukardi, Babinmas dan Babinsa.

Kades Darungan Kulsum Effendi mengaku sudah melakukan langkah Preventif. "Kami sudah berusaha melakukan langkah langkah Preventif, namun sepertinya tak ada tindak lanjut dari pengurus hingga petani muntab, " ungkapnya saat dikonfirmasi dikantornya Selasa (20/2/2018 ).

Guna untuk kebaikan masyarakat, pihaknya langsung melakukan pembentukan LMDH baru. "Saya kira sudah cukup dan demi untuk Warga, hari itu juga saya Langsung melakukan pembentukan LMDH baru dan pengurus baru, untuk nama LMDH baru namanya Putra Mahkota Darungan," ujarnya. 

Terkait dugaan adanya penyebutan atau pencatutan salah satu Media Harian dan Online di dalam LPJ yang isinya bertuliskan  "Dana taktis penyelesaian permasalahan" ketua Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Kabupaten Jember, Ihya Ullummiddin sangat menyayangkan.

Menurutnya, Kalau memang itu benar ironis sekali dan susah keluar dari Kode etik Jurnalis, “Seorang Jurnalis atau wartawan adalah tugasnya meliput dan memberikan Informasi kepada khalayak Umum yang sesuai dengan data dan fakta, bukan menyelesaikan Permasalahan," Terang nya. (yond)

Berita Terkait Pertanian

No comments: