"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Monday, 12 March 2018

Delapan Pemuda Komunitas Vespa Bikin Resah Digelandang Ke Mapolsek di Banyuwangi

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dianggap membuat resah beberapa pengunjung Alfa Mart, Delapan pemuda asal luar kota Minggu (11/3/2018) malam digaruk Satpol PP Banyuwangi dan diserahkan ke Polisi.

Bahkan, ada warga yang mengaku sempat dimintai uang dengan nada memaksa. Sehingga beberapa warga lainnya pun bergegas melapor kepada aparat pemerintah daerah di Kecamatan Srono atas ulah pemuda yang belakangan diketahui mengaku sebagai komunitas vespa club tersebut.

“Kasi Trantib Kecamatan Srono yang ke TKP, langsung mengamankan para pemuda itu. Selanjutnya tepat jam 20.00 WIB, mereka dikirim ke Mako Satpol PP Banyuwangi,” ungkap Kabid Penegakan Perda Satpol PP Banyuwangi, Joko Sugeng Rahardjo, SH MH, Senin (12/3/2018).

Begitu berada di mako Satpol PP Banyuwangi, ke 8 pemuda itu langsung mendapat pembinaan, rambut mereka dicukur cepak dan dirapikan. Sementara sebuah kendaraan vespa yang dijadikan alat tumpangan ke 8 pemuda tersebut diamankan di kantor Kecamatan Srono berikut sebuah gitar juga.

“Saat kita interogasi, mereka mengaku memaksa pengunjung meminta uang. Karena ada aspek hukumnya, setelah kita koordinasikan bersama, tepat pukul 21.30 WIB ke 8 pemuda itu kita kirim ke Polsek Srono selaku pemangku wilayah hukum setempat,” papar Joko Sugeng R.

Masing-masing Destria Arga Derangga (21) dan Kharis Ansori (21),  asal Mojokerto, Agus Waluyo (21), Purwantoro, Wonogiri, Indri Dwi Putra (20), Imam Burhanudin (24) dan Didik Prastiawan (28),  Tulungagung. 2 lainnya Rama Tri Mulyanto (19) dari Lampung Tengah dan Satria Setiawan (22) dari Jambi.

Sesuai kewenangan dan tupoksi kita, imbuh Joko Sugeng R, adalah penegakan Perda. “Untuk pelanggaran ketertiban umum sebagaimana Perda No 11 tahun 2014, sudah kita lakukan pembinaan. Untuk unsur hukumnya berupa dugaan pemalakan, menjadi domainnya kepolisian,” Katanya. (kim).

Berita Terkait Kriminal

No comments: