"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Thursday, 15 March 2018

Kuli Bangunan Asal Jember Ini Tewas Saat Bekerja di Banyuwangi

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Seorang pekerja bagian operator pompa air kendaraan molen cor (guest house) Sucipto (53), tewas saat sedang bekerja di Jalan Jaksa Agung Suprapto Banyuwangi.

Awalnya, kuli pembangunan tiba-tiba ambruk setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang. Tentu saja kondisi kuli bangunan asal Dusun Balekambang, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember itu mengejutkan sejumlah rekan kerjanya lainnya.

Upaya pertolongan pun langsung diberikan. Namun sayangnya nyawa lelaki ini tak tertolong. Jasadnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan. Sempat beredar kabar korban tewas akibat kesetrum mesin jenset kendaraan cor.

Beberapa awak media pun mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 10.15 WIB, Kamis (15/3/2018). Tapi kondisi di TKP lengang. Warga yang berada di belakang KSU Srikandi tempat penginapan tersebut dibangun lebih memilih diam.

Aparat Polsek Kota Banyuwangi yang mendapat kabar kemudian mendatangi lokasi kejadian. Olah TKP untuk mengumpulkan sejumlah keterangan awal dilakukan. Termasuk mendatangi kamar mayat RSUD Blambangan guna memastikan kondisi korban tewas.

Pasca pengumpulan data, Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP Ali Masduki, akhirnya menjelaskan ihwal kematian Sucipto. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan aparat didampingi pihak rumah sakit tak menemukan luka luar pada tubuh korban.

“Visum et repertumnya tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka di tubuh Sucipto. Hasil penelusuran ke keluarga korban yang tinggal di Jember, ternyata lelaki itu punya riwayat penyakit jantung dan telah beberapa kali menjalani pengobatan,” bebernya.

Sementara dua rekan kerja korban, Sisiyanto (27) dan Herman Jatmiko (34), warga Jalan Gandrung, Kelurahan Mojopanggung, Giri, mengatakan,sebelumnya korban sempat bekerja di Bali. Dalam perjalanan pulang menuju Jember dia kehabisan ongkos dan memutuskan ikut bergabung mengecor guest house.

“Ketika mau bekerja pada pukul 05.00 WIB, dia sudah mengeluh sakit. Namun tetap saja bekerja. Lalu sekitar jam 08.45 WIB itu lah mengalami kejang-kejang, tak sadarkan diri, Jenazah korban yang dititipkan di kamar mayat RSUD akhirnya diambil pihak keluarganya. (kim).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: