"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Saturday, 3 March 2018

Mensos: Pesan Presiden Kalau Untuk Rakyat Tidak Ada Hari Libur

Sidoarjo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk memastikan bantuan sosial diterima rakyat, Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham Sabtu dan Minggu (3-4/3/2018) Kunjungi empat kabupaten di Jawa Timur.

Masing-masing ke Sidoarjo, Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep. Hal ini dilakukan sesuai pesan Presiden, tidak ada hari libur untuk rakyat. "Pada sidang kabinet, Pak Presiden tanya, pak mensos dengar-dengar di Jawa Timur ada yang belum disalurkan Bansos nya?," paparnya dihadapan 1000 penerima bansos di Sidoarjo.

Idrus juga menyampaikan arahan Presiden agar seluruh pejabat di Republik ini tidak henti-hentinya melayani rakyat. “Masa kalau ada musibah, untuk rakyat, lanjut Mensos, ntar dulu ini kan hari libur, tidak ada Itu pokoknya kalau untuk rakyat dalam kondisi apapun harus kita layani, tandasnya.

Idrus juga menjelaskan bahwa Presiden meminta agar program prioritas nasional khususnya yang berada di bawah tugas dan tanggung jawab Kementerian Sosial dikawal dengan serius dan sungguh-sungguh.  “Ada lima tugas yang diberikan beliau”, Jelasnya.

Memastikan bantuan sampai pada penerima, dan sesuai program, misal bansos PKH Rp1.819.000 per KPM per tahun dicairkan 4 kali dalam setahun, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Beras Sekahtera atau Rastra sebesar 10 kg perbulan harus diberikan harus sesuai dan tanpa ada potongan,” terangnya.

Selanjutnya Bapak Presiden memberi instruksi untuk cek dan ricek lagi di lapangan agar uang bansos digunakan sesuai dengan ketentuan, mengawal dan memastikan bahwa dana PKH dibelanjakan kebutuhan pendidikan (beli buku, tas, sepatu, dll.) dan beli makanan bergizi.

Sedangkan Arahan Presiden yang keempat, Presiden memberi instruksi untuk cek dan ricek lagi di lapangan agar uang bansos digunakan sesuai dengan ketentuan. Bila di lapangan ditemukan ada di antara ibu-ibu tidak sesuai ketentuan, maka bansosnya akan dicabut.

Terakhir atau yang kelima, memastikan seluruh anak KPM yang berprestasi mendapatkan   bantuan beasiswa dan.bantuan sosial lainnya.  Presiden ingin agar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus sehat dan cerdas agar kelak mampu melahirkan inovasi-inovasi dan karya yang bermanfaat bagi negeri.

Menurut Dirjen Pelindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, alokasi Bansos Jatim 2018 Rp 7,1 trilyun. "PKH 3,4 trilyun, reguler 1,7 juta keluarga, Disabilitas 10.833, dan Lansia 38,896.  untuk Pangan Non Tunai dan Beras Sejahtera 2,3 juta keluarga senilai 3,7 trilyun. Penyaluran PKH di Kota Sidoarjo oleh BNI 46. (*).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: