"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Thursday, 29 March 2018

Polres Situbondo Ungkap Modus Dugaan Penimbunan BBM


Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Diduga timbun BBM, puluhan jeriken BBM di perkebunan barat SPBU Landangan, kecamatan Kapongan, Situbondo, Kamis (29/03/2018) sore diamankan Polisi.

Saat ini polisi tengah memeriksa dan mendata pembeli serta pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Landangan. Di tempat pengoplosan yang jaraknya sekitar 50 meter dari SPBU, polisi menemukan puluhan jeriken yang sebagian sudah terisi premium, sebagian lagi dalam kondisi kosong.

Modus pelaku dengan menggunakan sepeda motor besar jenis (thunder) modifikasi tangki besar berisi sekitar 15 literan, yang selanjutnya dipindahkan ke jeriken. Pembelinya justru dari luar kota. "Saya tidak tau jika aksi ini menyalahi aturan," tutur Nursiadi, Pembeli dari Bondowoso.
 
Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono,SH.,SIK.,M.Sc (Eng) melalui Kasat Reskrim AKP Masykur,SH membenarkan anggotanya telah mengamankan belasan unit sepeda motor serta puluhan jeriken yang berisi BBM jenis premium bersubsidi yang diduga ditimbun.

"Sampai sejauh ini kami akan melakukan pemanggilan pada pengawas dan pengelola SPBU, untuk diklarifikasi terkait adanya keluhan dari masyarakat serta pembeli. Yang diduga oknum petugas SPBU telah melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap pembeli BBM jenis premium,"tegasnya.

Menurut AKP Masykur  bahwa SPBU landangan tersebut sudah kedua kalinya yang dikomplain dan dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Padahal sudah pernah digerebek oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo beberapa bulan yang lalu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku penimbunan BBM itu bisa dijerat dengan undang undang nomor 22 tahun 2001 pasal 53 ayat b dan d, tentang migas dan gas bumi dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara denda paling banyak Rp 30 milyar. (mam).

Berita Terkait Kriminal

No comments: