"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Friday, 16 March 2018

Puluhan Massa Desak Pemkab Situbondo Tutup Lokalisasi



Situbondo, MAJALAH-GEMPUR. Com. Puluhan massa, Gerakan Perlawanan Anti Korupsi, Edukasi, Resistensi dan Advokasi (GP Sakera), Situbondo gelar aksi desak Bupati tegakkan Perda No 27 / 2004 tentang larangan pelcuran.

Kedatangan para pendemo yang dikawal puluhan personil dari kepolisian bersama Kodim dan Satpol PP di depan kantor Pemerntah Kabupaten (Pemkab) Situbobdo ini guna untuk menagih janji Bupati  Dadang Wigiarto yang akan menutup seluruh lokalisasi di kota Santri Situbondo ini.

Pasalnya hingga kini belum jelas implementasinya, termasuk di GS desa kotakan. “Keberadaan Kemaksiatan adalah sumber dari masalah keagamaan,  apabila tempat-tempat maksiat itu masih berdiri kokoh, akan banyak orang yang datang dan melakukan kemaksiatan”, teriak Ketua umum GP Sakera, Syaiful, Jumat(17/03/2018).

Mlempem Penegakan Perda tersebut disinyarlir, diduga karena ada oknum yang bermain mata dengan penyedia bisnis haram ini. “Untuk itu kami meminta bupati, disamping menutup tempat pelacuran, para penyedia, pengguna, dan orang menawarkan jasa bisnis esek-esek ini ditindak tegas”, katanya.

Jika tuntutannya tidak segera dilakukan, mereka mengancam akan menempuh jalur hukum dan akan melakukan Demo dengan jumlah yang lebih besar. Disamping berorasi mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan menuntut agar pemkab tidak tebang pilih dalam penegakan perda tentang larangan pelacuran.

Usai demo ketum GP sakera bersama beberpa anggotanya dotemui sekretaris daerah (sekdakb) H Syaifullah. Dalam mediasi tersebut Sekda berjanji akan meperhatikan aspirasi pendemo dan akan segera dilkukan rapat kordinasi bersama bupati dan wakil bupati.

Pantauan media ini, dalam pengawalan dan pengamanan aksi dipimpin KBO Sabhara, Iptu Parkan bersama Kanit Patroli Iptu Suhadak diikuti personil 30 personil gabungan. “Jalannya aksi cukup baik, arus lalu lintas tetap lancar berkat tertibnya masyarakat yang mengikuti aksi”, kata Kanit Lantas Iptu Suhadak. (edo).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: