"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 7 March 2018

Satreskoba Polres Situbondo Tangkap Bandar Pil Trex



Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Satreskoba Polres Situbondo, menangkap Muhammad Hariyanto alias HAR (26), pemasok pil trex  warga Kabupaten  Bondowoso, Jawa Timur.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti (BB) sebanyak 2.810 butir pil trex dan uang tunai sebesar  Rp.19,93 juta. Untuk  kepentingan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut, tersangka beserta sejumlah barang bukti dibawah ke Mapolres Situbondo.

Penangkapan, berawal dari  penangkapan dua pengedar pil trex di salon potong rambut Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, yakni Zainur Rahman alias ZEN (27)  dan Ahmad Gesi Firdaus alias EDO (19), dengan barang bukti sebanyak 80 butir pil trex yang dikemas memakai plastik klip kecil siap edar.

“Berdasarkan pengakuan dua tersangka, kedua pemuda pengangguran tersebut mengaku jika barang bukti pil trex tersebut diperoleh dari Muhammad Hariyanto asal Kabupaten Bondowoso”, . Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu H.Nanang Priyambodo,S.Sos, Rabo (7/3/20180

petugas langsung memburu tersangka Muhammad Hariyanto di rumahnya. Hasilnya, petugas yang dipimpin langsung Iptu Sadali berhasil menangkap tersangka Muhammad Hariyanto alias HAR dan ribuan butir pil haram tersebut. Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp.19,93 juta.

untuk mempertangung jawabkan perbuatannya, ketiga tersangka pengedar pil trex tersebut, mereka  langsung dijebloskan ke sel.  ”Namun, untuk pengembangan kasusnya, ketiga tersangka tersebut masih diperiksa oleh penyidik Satreskoba,” Jelasnya.

Atas perbuatannya ketiga tersangka akan dijerat dengan pasal 197 Jo. pasal 106 ayat (1) Subsider pasal 196 Jo. pasal 98 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun kurungan penjara. (mam).

Berita Terkait Kriminal

No comments: