"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 25 April 2018

Dua Pasang Anjal TercIduk Di Banyuwangi Dipulangkan Ke Probolinggo

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Jelang maghrib, dua pasang Anjal terciduk Satpol PP Banyuwangi Rabu (25/4/18) pagi di kolong jembatan Sukowidi, dipulangkan ke kota asalnya Probolinggo.


Pemulangan tersebut dilakukan Dinas Sosial (Dissos), bahkan petang hari itu, Kadissos Peni Handayani melalui Kasi Kebencanaan Alam Ripai SH mengantar kedua pasang anjal tersebut hingga naik bus Akas jurusan Probolinggo lewat terminal Brawijaya Karangente Banyuwangi.

Kadissos Peni Handayani melalui Kasi Kebencanaan Alam Ripai mengatakan, saat terima pelimpahan, pihaknya juga memberikan. "Lalu kita lengkapi administrasi pemulangannya, termasuk uang saku dan surat laporan jalan dari kepolisian. sesuai SOP, kita sinergi dengan dinas perhubungan, " terang Ripai.

Sebelumnya, Rabu pagi (5/4/18) sekitar pukul 08.00 WIB Tim Sigap Satpol PP Banyuwangi berhasil mencyduk dua pasang anjal dari sebanyak 6 anjal dari kolong jembatan Sukowidi. Sedangkan 2 anjal lainnya keburu kabur melarikan diri.   Kedua pasangan anjal ini semuanya berasal dari Kota Probolinggo.

Identitas keempat anjal itu antara lain, TR (17) warga JL Lamsia Kelurahan/Kecamatan Dringu, AP (16) warga JL KH Hasan Genggong Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Kanigaran, DF (14) warga JL Lumajang Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih dan ARP (12) warga JL Patung Desa Galde Wetan Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

Kasat Pol PP Banyuwangi, Ir. H. Edy Supriyono  MSi melalui Kabid Penegakan Perda Joko Sugeng Raharjo SH MHum, anjal itu langgar Perda No 11 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan ketentraman masyarakat. karena mereka berasal dari luar kota,  dikirim lah ke dinas sosial untuk dipulangkan ke Probolinggo.

"Dari kedua pasangan anjal tersebut, tiga anak masih berstatus pelajar SLTP kecuali Adi Putra yang mengaku sudah lulus SMP namun tidak melanjutkan sekolah lagi karena memang ingin bebas. Kewajiban untuk pemulangan anjal ini domainnya dinas sosial mas," tegas Joko Sugeng.

Pantauan media ini di mako Satpol PP Banyuwangi, kedua pasangan anjal tersebut mendapat pembinaan dan dimandikan serta diberikan makan bahkan yang cowok dirapikan rambutnya (dipotong), lalu langsung dikirim ke dinas sosial Banyuwangi. (kim).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: