"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Tuesday, 22 May 2018

Kekasih Terjaring Razia Satpol PP Banyuwangi Bantah Berbuat Mesum

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Setelah dua mahasiswa yang terjaring razia Satpol PP Banyuwangi Senin (21/5/2018) membantah berbuat mesum, sepasang kekasih ini juga mengelak berbuat mesum.

Mereka adalah Ido Saputra (22), warga Perum Griya Giri Mulya Klatak Kalipuro, dan Orin Rembani Mamrik Cakti (20), warga Perum Sobo Indah Permai H6 Banyuwangi. Keduanya membantah telah melakukan perbuatan mesum saat terjaring razia. 

Orin menyatakan, malam itu sekitar pukul 22.00 WIB dia disuruh ibunya membeli martabak di sekitar Kantor DPRD. Dia pun berangkat bersama kekasihnya. Sembari menunggu pesanan martabaknya selesai, dia kemudian menuju tempat kos Risma Agustina di wilayah Kertosari.

Sebab, dia juga dititipi ibunya memberikan uang untuk beli sahur kepada Risma. Sesampainya di tempat kos Risma, mereka berdua kemudian memutuskan untuk berhenti di sana sambil menunggu pesanan martabaknya selesai. Karena Risma teman baik saya sejak dibangku SMP," kata Orin Selasa (22/5/2018). 

Saat itu di kamar kos Risma juga ada Rengga Agil Latunda (23), warga Jalan Cut Nya’dien No 40 Tukang Kayu Banyuwangi. Ido Saputra menyebut, saat itu dirinya berbaring di tempat tidur. Sementara Risma dan Orin berbincang-bincang. "Sedangkan Rengga berdiri di pintu yang dalam keadaan terbuka," timpal  Ido. 

Sekitar 5 menit, petugas datang. Mereka pun diminta menunjukkan KTP. Karena berada sekamar dan waktunya melebihi jam kunjung, mereka dibawa petugas. "Jadi, kami sama sekali tidak berbuat mesum karena pintu terbuka dan di depan kamar kos juga banyak orang," jelasnya

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Joko Sugeng membenarkan jika yang terjaring tidak seluruhnya karena berbuat mesum, tetapi karena pelanggaran, seperti berlainan jenis berada di satu kamar melebihi jam kunjung. "Jadi, tidak semua yang kami amankan melakukan perbuatan mesum," ujarnya. (kim).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: