"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Thursday, 17 May 2018

LBH Abunawas dan RTIK Bondowoso Dukung Polri Ganyang Teroris


Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Abunawas dan Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (RTIK) Bondowoso dukung Polri ganyang dan berantas teroris di Indonesia.

"Dukungan itu kami sampaikan setelah serangan aksi teror di sejumlah titik Surabaya dan Sidoarjo Jawa Timur,"ungkap Nurul Jamal Habaib,S.H, ketua LBH Abunawas Bondowoso saat dikonfirmasi oleh majalah gempur.com, Kamis (17/5/2018)

Menurut Habaib, aksi terorisme merupakan tindakan biadap yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia (HAM), aksi terorisme itu juga bertentangan dengan Pancasila yang merupakan ideologi bangsa menjadi faham kebangsaan universal warga Negara Indonesia

katanya, LBH Abunawas mengecam keras atas aksi peledakan Bom yang telah menyebabkan banyak korban jiwa, luka-luka dan telah menciptakan kegaduhan Nasional hingga saat ini "Persoalan ini LBH Abunawas juga akan membantu Polri dalam konteks hukum jika sewaktu-waktu dibutuhkan, "imbunya

Selain itu Muhammad Ridwan Arif, Ketua DPC RTIK Bondonwoso, menyampaikan, bahwa seiring dengan perkembangan dunia digital, teroris semakin mudah melakukan komunikasi antara satu dengan jaringan yang lainya.

"Mereka memanfaatkan beberapa layanan sosial media yang sudah terenkripsi end-to-end. Ketika terenkripsi secara end-to-end, pesan-pesan berupa foto, video, pesan suara, dokumen, dan panggilan yang dikirim oleh teroris, maka hanya si pengirim dan penerima yang dapat membacanya,"ujarnya

kata Ridwan, sulit pihak ketiga memgetahui data-data tersebut, bahkan beberapa dari mereka yang berkepentingan termasuk aparat penegak hukum sangat kesulitan untuk menyadap gerakan mereka. Untuk itu RTIK Bondowoso mendukung sekaligus mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap jaringan sosial media beserta aplikasi yang berada di dunia digital Indonesia.

katanya, pemerintah harus dapat memastikan bahwa dengan jaringan sosial media, juga ikut serta memerangi konten-konten yang berbau teroris, dan harus memastikan sudah menjaring setiap postingan yang beredar dan kemudian yang menjadi konsumsi publik sudah bersih dari konten-konten berbau teroris tersebut

"kami dari Relawan TIK khususnya Pengurus Cabang Bondowoso siap dilibatkan dalam melakukan patroli di dunia digital untuk memantau dan membuat laporan ketika ditemukan konten-konten berbau teroris,"imbuhnya

Ridwan, menegaska, bahwa RTIK Bondowoso siap melakukan edukasi kepada masyarakat, agar mereka tidak ikut menyebarkan gambar dan video yang memuat tindakan kekerasan, RTIK juga mengajak masyarakat untuk melawan setiap tindakan terorisme sesuai dengan Profesi dan kompetensi masing-masing. (rul).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: