"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 23 May 2018

Para Kades Dukung Pemkab Situbondo Kembangan Wisata


Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis yang terdiri dari kepala desa di Kabupaten Situbondo bertekad untuk mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Situbondo.

Pokdarwis terus bergerak menjalin kerjasama dengan pihak terkait serta masayarakat peduli potensi wisata. "Di kota Santri ini sangat kaya potensi wisata, baik alam, budaya, religi,  maupun wisata lainnya,” papar Ansori, Kepala desa Olean Kecamatan Kota. Rabu (23/05/2018).

Pihaknya yakin kalau semua bergandengan tangan, pariwisata akan makin maju. “Hingga saat ini ada Pokdarwis Desa yang ada di Situbondo. “Pokdarwis Desa merupakan embrio untuk berdirinya Desa Wisata, majunya desa-desa wisata, tentu akan ada efek terbukanya lapangan pekerjaan dan usaha mandiri”, jelasnya.

Hal senada disamikan Kepala Desa Tokelan, kecamtan panji, untuk kemajuan pariwisata di desa-desa, bisa  menyelenggarakan Festival Desa Wisata tingkat desa yang bisa dilemas melalui "Festival desa wisata ini sebagai bagian dari promosi pariwisata di Kabupaten Situbondo" ujar nya.

ia mencontohkan di desa Olean yang berpotensi dengan beberapa titik  wisata nuansa religi yang harus segera di realisasikan , dan tentu butuh dukungan pemkab secara total, sementara desa-desa yang lain yang mempunyai potensi -potensi yang berbeda perlu juga dikembangkan.

Menurutnya, Agenda festival juga akan  disinkronisasi dengan Badan Otoritas, sebagai salah satu upaya menarik lebih banyak wisatawan yang akan berkunjung. "Kami berharap, wisata di setiap desa diKabupaten Situbondo semakin semarak dan terus mendapat apresiasi dari masyarakat,” harap dia.

Selanjutnya, Kepala desa Kandang Kecamatan Kapongan, Kusnadin Birri justru menyayangkan desa yang memiliki potensi terkesan lamban dalam pengembangannya karena belum terkonsep secara matang  sehingga pengunjung semakin menurun. (edo).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: