"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Tuesday, 31 July 2018

Ribuan Pramuka Sulap 100 Rumah di Jember Jadi Kampung Kelir

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Ribuan Pramuka dari dua Kwartir Cabang (Kwarcab) Jember dan Lumajang sulap ratusan rumah di 3 dusun sekitar sungai Gladak Kembar Jember, jadi Kampung Kelir.

Program Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur  ini dikemas dalam Festival Wirakarya Kampung Kelir (FWKK) ini dilaksanakan selama 4 hari sejak Senin – Kamis (30/7 – 2/8/2018). Sementara target pengecatan Kampung Kelir ini sebanyak seratus rumah dan sejumlah fasilitas umum.

Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan mental calon pemimpin masa depan. “Juga pengetahuan akan pentingnya kebersihan lingkungan.,” kata Kepala Dispora Jember, Dedi M. Nurahmadi, SP. M.Si, yang juga sebagai ketua panitia pelaksana, Senin (30/7/2018) malam.

Menurut Bupati Jember dr Faida, MMr, bahwa Lokasi rumah di sekitar Sungai Gladak Kembar ini dipilih, karena ikon Jember ini keadaannya masih kumuh, oleh karena itu Kampung warna-warni ini kedepan diharapkan akan menjadi percontohan Kampung yang sukses membina lingkungan. 

Sampah di sungai nanti juga harus dibersihkan setelah pengecatan 100 rumah dengan dilakukan secara gotong royong, “Saya ingin pramuka nyata dilihat orang, Teruslah berkarya, karena Pramuka bukan kegiatan berhura Hura. Pramuka membangun leadership, membangun kepedulian, Pramuka membangun tim,” harapnya.

Pasalnya, tidak semua anak remaja dan pemuda dapat kesempatan untuk mengasah diri, membangun diri seperti pramuka ini. “Jangan disia-siakan masa mudamu. Jadilah Pramuka, jadilah orang yang berbeda,” pesan Bupati yang juga sebagai Majelis Pembimbing Cabang  (Mabincab) Pramuka Jember ini.

Sementara Menurut  Panitia Fasilitator FWKK Kwarcab Lumajang, Ahmad Juari Afsena, ada  950 peserta dalam kegiatan ini. “Dari Kawarcab Jember 745 peserta dan Kwarcab Lumajang 205 peserta, “Rumah yang di cat adalah diluarnya saja, yaitu tembok dan atap rumah warga”. jelasnya saat pengecatan rumah warga, Selasa (31/7/2018).

Disamping itu lanjutnya, para anggota pramuka yang ikut kegian ini juga dibekai dengan Pelaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), “Jadi disamping melakukan Bakti Sosial mengecat 100 rumah, teman-teman juga diberi tugas untuk mensosialisasikan Pelaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga”, jelasnya

Menurut pendamping Pramuka Ambulu, kegiatan ini dimaksudkan agar para anggota pramuka mempunyai  kepedulian terhadap lingkungan.  “Wirakarya ini merupakan Kemah Bakti, jadi kegiatan untuk menumbuhkan kepedulian para perserta terhadap lingkungan”, jelasnya Agung Budi Prasetyo.

Diharapkan dengan kegiatan ini, para peserta nanti bisa menghargai, dan cinta terhadap lingkungannya serta sosial. “Untuk peserta kita mengirimkan dua Sangga dari Kwartir Ranting (Kwaran) Ambulu sebanyak 20 peserta, masing-masing Pura-putri adalah 10 orang”, jelasnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga, seperti yang disampaikan Kholil,  menurutnya dirinya sangan senang dengan kegiatan ini, “ya Senang sekali, rumah saya di cat, gratis lagi, mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan ditempat lain”, harap warga RT / RW; 02 / 02 lingkungan Kepatihan Kaliwates ini. (eros).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: