"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 6 October 2018

Artis D'Academy Asia Danang dan Musisi Banyuwangi Akhirnya Saling Memaafkan

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Difasilitasi Dinas Pariwisata (Dispar), Pemkab Banyuwangi, Finalis D'Academy Asia Danang akhirnya saling memaafkan dengan para seniman dan Musisi Banyuwangi.

Peristiwa itu buntut dari candanaan artis yang memiliki nama asli Danang Pradana Dieva  saat perfom menjadi bintang tamu di hajatan pernikahan koleganya di kediaman KH. Abdul Goffar Rogojampi Rogojampi, Sabtu (9/9/2018) malam pekan lalu, yang dinilai melecehkan seniman dan artis Banyuwangi.

Awalnya pertunjukan Danang bersama beberapa artis Banyuwangi yaitu Wandra yang diiringi grup musik One Nada dan dipandu MC Pilox berlangsung meriah, Danang dan Wandra tampak begitu kompak menyanyikan lagu yang begitu hits dengan judul Kelangan sambil diiringi orkes tersebut.

Namun diakhir lagu, Danang melontarkan pertanyaan kepada penonton yang disaksikan ribuan tamu undangan. “Bagaimana ibu bapak enak ya suaranya, Ya jelas enak lha wong artis Asia. Jangan samakan dengan artis Banyuwangi yang hanya dibayar 250 ribu sudah nyanyi sambil goyang-goyang,” cetusnya.

Pernyataan itulah yang  jadi pemicu konflik, lantaran kecewa, gabungan penyanyi, musisi, dan MC Banyuwangi mengadukan ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di Jalan Ahmad Yani sekaligus mengadukan ke pengurus Dewan Kesenian Blambangan (DKB).

Mereka menganggap pernyataan Danag sangatlah merendahkan martabat penyanyi, yang hanya dibayar Rp. 250 ribu,  “Padahal nominal itu bagi kami cukup besar dan bisa menghidupi keluarga,” tegas Ajojink, dihadapan petinggi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan pengurus DKB, di Pendopo Pariwisata, Senin (17/9/2018).

Untuk itu mereka Danang meminta maaf secara terbuka dan bermatrai, pasalnya pernyataan itu dianggap telah menyakiti, menghina dan melecehkan profesinya. “jika tidak dipenuhi, kami akan memboikot kegiatan pertunjukan artis itu di Banyuwangi,” tegasnya

Pencetus ide awal mempertemukan Danang dan artis dan musisi Banyuwangi di Pelinggihan Dinas Pariwisata (Dispar), adalah ide teman teman dari Mas Ceb, musisi dan artis Banyuwangi.  Setelah pertemuan yang kedua, Teddy diminta untuk memediasi antara pihak Danang dan para seniman Banyuwangi.

Artis ibu kota asal Bumi Blambangan saat mediasi bersama para musisi, artis dan Mc di Balai kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Kamis (4/10/2018), didampingi kepala Disbudpar dan Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) mengatakan, hal tersebut hanyalah miskomunikasi.

Lalu Teddy Anugrianto meminta Danang ke Rumah Produksinya di Kecamatan Srono. Dalam pertemuan itu, Teddy Anugrianto, atas kesepakatan bersama Mas Ceb, musisi dan artis Banyuwangi diminta mempertemukan para artis dan musisi Banyuwangi di kantor Dispar ke esokan harinya pada Kamis, (4/9/2018).

Terjadilah pertemuan Sabtu (6/9/2018) yang juga  membahas rencana penggalangan dana untuk musibah di Palu, Teddy bersama teman-teman musisi dan artis Banyuwangi berinisiatif mempersiapkan keberangkatan bersama beberapa artis dan Mas Ceb.

Sebagaimana pemberitaan awal, artis nasional Danang D’Academy memutuskan meminta maaf kepada artis dan musisi Banyuwangi. Permohonan maaf disampaikan secara terbuka di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

 “Sudah terjadi mediasi antara Danang dan Mas Pilox (Agus) dari perwakilan Paguyuban Seniman Banyuwangi. Keduanya sudah saling memaafkan dan telah ada titik temu,” kata M Y Bramudya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

Keterangan Bramuda ini dibenarkan oleh Danang maupun Pilox. Bahkan situasinya semakin dingin dan mencair. Menurut Danang, tidak ada masalah yang perlu diklarifikasi. Karena masalah yang muncul hanya soal miskomunikasi.

Pegiat Seni-Budaya akan datang ke Dispar lagi dalam acara BEC 2018 Bertabur Bintang, 10 Panggung Belasan Artis Seniman Cipta Lagu ‘Goyang Rongatus Seketan’. “Pertemuan tadi tidak ada saling otot-ototan. Semua berjalan damai, ternyata ini hanya saling kangen saja,” lontarnya, seraya mengajak Paguyuban Seniman Banyuwangi hari ini Sabtu (6/10/18) ikut dalam acara aksi kemanusiaan.

Pernyataan yang sama juga ditegaskan Pilox. Antara Danang dan dirinya sudah tak ada masalah. “Kami sudah saling memaafkan. Sesuatu yang tidak mengenakkan sudah tidak ada,” lontarnya.

Di Kantor Disbudpar sendiri, sebelum memberikan pernyataan maaf secara terbuka, terlebih dahulu ada mediasi. Perdamaian antara Danang, Pilox, dan Paguyuban Seniman dimediatori Kadisbudpar M Yanuar Bramuda serta Ketua Dewan Kesenian Blambangan  Taufiq Hidayat. (kim).

Berita Terkait Hiburan

No comments: