"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 2 October 2018

Pemkab Jember Siapkan 90 Petugas Medis Bantu Korban Gempa dan Tsunami

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pemkab Jember berencana memerangkatkan 90 Tim Medis dan Dokter Spesialis Bedah untuk korban gempa dan Tsunami ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. 

Tim Relawan kesehatan, Dokter dan medis ini adalah tim gabungan dari beberapa rumah sakit di Kabupaten Jember,  akan tetapi didominasi tim medis dari RSUD dr Soebandi Jember. Demikian disampaikan Bupati Jember dr Hj Faida MMR usai memberangkatkan 9 personil Kesehatan, Selasa (2/10/2018).

Tim Kesehatan yang dipimpin Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sakit Soebandi, dr. Hendro Soelistijonk MM untuk korban gempa dan Tsunami yang kita kita tempatkan di Makassar ini, merupakan tim pertama. “Kita akan kirim tiga gelombang, Hari ini yang  diberangkatkan 9 personil”, jelasnya .

Menurut Faida, Pemkab Jember, akan memberangkatkan 3 gelombang, masing-masing akan berada di Makasar selama seminggu kedepan,  sementara tim  yang kedua dan ketiga akan diberangkatkan sebagai kloter yang kedua. "Sudah ada sekitar 90 an relawan yang siap diberangkatkan”, katanya.

Sedangkan untuk Lokasinya,   sudah disiapkan di Rumah sakit setempat,  yaitu  satu kamar operasi untuk membantu bedah baik berupa operasi kecil maupun operasi berat bagi korban Gempa dan Tsunami yang sudah di evakuasi ke Makasar.

Untuk itu kita telah siapkan dr Spesialis bedah ortopedi dan anastesi, termasuk peralatan medis seperti triase emergency dan tindakan bedah. “Jadi tidak hanya orangnya, juga peralatan medis, termasuk obat-obatan standart untuk bencana, semua peralatan yang dibawa ini  adalah milik kita sendiri”,  Jelasnya.

Sebelumnya Faida berharap tim medis ini bisa mengakses langsung membantu di lokasi bencana, akan tetapi, dengan segala pertimbangan pada kondisi seperti ini, maka telah diputuskan akan lebih efektif, jika tim medis ini berada di Makasar membantu tim medis lainnya. (yond/eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: