"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 11 October 2018

Ratusan Warga Jember Ngurus Adminduk di Kantor Desa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ratusan warga Kamis (11/10/2018) memadati Kantor Desa Sidomukti Kecamatan Mayang, untuk mengurus data Adminduk yang digelar Dispendikcapil Pemkab Jember.

Program one the spot pembuatan kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Akte kelahiran ini juga bekerja sama dengan Puskesmas Mayang membuka layanan Kesehatan gratis dan pelayanan  legalisir peryaratan legalisir surat nikah bagi warganya. 

Menurut Kepala desa Sidomukti Sumardi hari prayitno, kegiatan itu sangat membantu dan mempermudah warganya untuk mengurus data kependudukan. " Begitu dapat informasi dari Pemkab Jember, kami langsung sosialisasikan melalui siaran keliling, alhamdulillah Masyarakat sangat antosias, " Ujarnya. 

Sambung Sumardi, Kesadaran dalam mengurus kelengkapan Adminduk sangat tinggi, mulai dari perekaman, pengajuan KK baru, refisi KK, Akte Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA). " Perekaman KTP baru bagi kaum milenial yang pas berumur 17 tahun ini banyak juga," Katanya.

Sumardi berharap, banyaknya warga yang  belum memiliki data kependudukan acara one the sport ini agar ditambah.  "Kalau warga kami harus datang sendiri ke Dispendukcapil, jarak tempuhnya jauh, butuh waktu, tenaga, biaya, ini kasihan, jadi lebih baik Dispendukcapil ngalah untuk ngantor di desa-desa," harapnya. 

Kepala KUA Kecamatan Mayang Didik Kurniawan mengapresiasi program ini. "Kami kasihan jika masyarakat harus bolak balik dari desa ke KUA untuk meminta legalisir Buku Nikah sebagai kelengkapan dalam persyarat Adminduk, untuk itu kami  mendukung Program Dispendukcapik Pemkab Jember," ungkapnya. 

Memang jika ada perbedaan antara buku nikah dengan KTP, KK, bisa buku nikah yang dirubah, namun harus melalui pengadilan.  "Tetapi kalau hanya KK dan KTP mau dirubah cukup hanya ke Dispendukcapil, itu persoalan di masyarakat," katanya. (yond). 

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: