"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 7 November 2018

Usai SPBU Terbakar, Malam Ini Toko Kalisari Jember Dilalap Si Jago Merah

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sehari usai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kaliwates Selasa (6/11/2018) malam terbakar dan menelan satu korban jiwa, malam ini toko Kalisari juga dilalap si Jago merah.

Beruntung akibat kebakaran itu tidak sampai melalap habis seluruh isi barang jualan berupa Toko kain di Jl Untung Suropati timur Pasar Tanjung Kecamatan Kaliwates jember Milik Candra itu, pasalnya dua Unit mobil pemadam kebakaran (PMK) segara datang dan berhasil memadamkan api.

Menurut Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH yang datang dilikasi, bahwa kebakaran terjadi pada pukus 22.45 wib, kelihatan asap, kemdian Warga sekitar, bereaksi cepat memadamkan api dengan alat seadanya serta telfon ke Polsek, ke PMK, dan tidak lebih sepuluh menit, mobil PMK sudah datang.

“Alhamdulillah, petugas pemadaman ini berlangsung sangat cepat,  hanya sekitar 5 hingga 10 menit api sudah sudah dapat padam di padamkan oleh satu mobil pemadam, sehingga praktis hanya satu saja yang beroperasi, sedangkan mobil pemadam yang satunya sudah tidak diperlukan”, jelasnya.

Sementara untuk akibat kebakaran masih dalam proses penyelidikan. “Untuk dugaan kebakaran masih belum tau, ini kan masih baru saja dipadamkan, pasalnya kita masih belum sempat oleh TKP, sementra untuk kerugian masih akan kita tanyakan kepada pihak korban dan belum bisa mengistimasi”, lanjutnya.

Menurut Kusworo, kemungkinan karena konsleting listrik, tetapi untuk jelasnya nanti setelah api sudah padam betul dan sudah steril kami lepas polis line baru kita bisa memulai istimasi jumlah kerugian dan  penyebab kebaran, sementara untuk korban jiwa nihil, karena saat kejadian tidak ada karyawan didalam”, katanya.

Sementara pemilik Toko Kain Candra, saat ditanyakan oleh sejumlah awak media mengaku dirinya tidak tau tokonya kebakaran, pasalnya dirinya sedang tidak ada ditempat. “Saat kebarakan saya tidak tau mas, saya tahunya dari para tetangga”, katanya yang juga mengaku masih belum tau jumlah kerugiannya. (yond).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: