Selamat Hari Jadi Jember ke 96

https://draft.blogger.com/blog/page/edit/1360945809311009771/7858131956542366929

Translate

Iklan

Anak-anak dan Satwa Peliharaan Sukses Curi Panggung di Hari Pertama JFC 2026

Majalah Gempur
Jumat, 24 Juli 2026, 19.45 WIB Last Updated 2026-07-24T12:45:46Z


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com – Hari pertama Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 sukses menyihir ribuan pasang mata. Sejak Jumat (24/7/2026) siang, lautan manusia memadati sepanjang rute Alun-Alun Jember hingga Kota Cinema Mall untuk menyaksikan pembukaan karnaval kelas dunia yang tahun ini mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, panggung pembuka JFC 2026 justru dikuasai oleh para peserta cilik dan beragam satwa peliharaan yang tampil memukau. Kombinasi kreativitas, keceriaan, dan pesan kemanusiaan membuat suasana karnaval semakin hidup dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Parade diawali dengan World Kids Carnival (WKC) yang menghadirkan ratusan anak dari berbagai daerah di Indonesia. Mengenakan kostum-kostum spektakuler bertema budaya Nusantara, mereka melangkah penuh percaya diri di atas catwalk jalanan. Warna-warni busana, senyum polos para peserta, serta semangat mereka menyapa penonton berkali-kali memancing tepuk tangan dan decak kagum.

Tak lama berselang, kemeriahan berlanjut melalui Pets Carnival. Berbagai satwa peliharaan seperti kucing, anjing, burung, unggas, kambing, kuda hingga reptil tampil bersama para pemiliknya dalam balutan kostum unik dan kreatif. Tingkah menggemaskan para satwa membuat suasana semakin semarak. Tak sedikit penonton yang berebut mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam untuk dibagikan ke berbagai platform media sosial.

Presiden JFC, Budi Setiawan, mengatakan JFC 2026 mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life) yang menggambarkan upaya memulihkan hubungan antara manusia, alam, dan kehidupan.

"HEAL bukan sekadar tema karnaval, tetapi sebuah pesan dan gerakan. Kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa fesyen dan seni bisa menjadi media paling ampuh untuk menyuarakan kepedulian terhadap bumi," ujarnya.

Menurut Budi, melalui tema tersebut JFC ingin menunjukkan bahwa karya fesyen tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan tentang kemanusiaan, pelestarian lingkungan, dan masa depan kehidupan yang lebih baik.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ribuan pengunjung rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan setiap parade. Kehadiran peserta cilik dan berbagai satwa peliharaan menjadi daya tarik tersendiri yang membuat hari pertama JFC terasa lebih hangat, menghibur, sekaligus ramah bagi seluruh anggota keluarga.

Salah seorang pengunjung, Fajar (27), wisatawan asal Surabaya, mengaku sengaja datang ke Jember karena penasaran dengan kemegahan JFC.

"Saya sudah beberapa kali menonton JFC, tetapi pembukaan tahun ini benar-benar berbeda. Anak-anak tampil luar biasa, sementara Pets Carnival sangat menghibur. Ini bukan hanya parade kostum, tetapi juga pertunjukan yang membawa pesan positif tentang kehidupan dan kepedulian terhadap lingkungan," ungkapnya.

Rangkaian JFC 2026 masih akan berlanjut hingga 26 Juli 2026. Pada Sabtu (25/7) akan digelar World Able Art Carnival (WACI) mulai pukul 13.30 WIB, dilanjutkan Artwear Carnival pada pukul 19.00 WIB. Sementara Grand Carnival sebagai puncak acara akan berlangsung pada Minggu (26/7) mulai pukul 13.00 WIB, yang diprediksi kembali menjadi magnet bagi puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah. (eros)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Anak-anak dan Satwa Peliharaan Sukses Curi Panggung di Hari Pertama JFC 2026

Terkini

Politik dan Hukum

+
Close x