Selamat Hari Jadi Jember ke 96

https://draft.blogger.com/blog/page/edit/1360945809311009771/7858131956542366929

Translate

Iklan

JFC 2026 Bawa Misi HEAL, Gus Fawait Siapkan Ajang Karnaval Setara Rio di Brasil

Majalah Gempur
Jumat, 17 Juli 2026, 22.18 WIB Last Updated 2026-07-17T15:18:49Z


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com – Bayangkan sebuah panggung raksasa di tengah kota, di mana fesyen bukan lagi sekedar kain yang dipadukan menjadi busana, melainkan sebuah harapan bagi bumi yang kian terluka.

Inilah wajah baru Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang akan digelar pada 24-26 Juli mendatang. 

Tak lagi hanya memanjakan mata dengan kilau manik-manik, JFC tahun ini bertransformasi menjadi pertunjukan teatrikal kolosal bertema HEAL (Humanity, Earth, and Life), membawa pesan tegas bahwa manusia, bumi, dan kehidupan adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, tidak main-main dalam gelaran kali ini. Dalam acara Pro Guse di SMP Negeri 1 Jember, Jumat (17/7/2026), ia menegaskan bahwa JFC bukan sekadar pesta tahunan warga lokal, melainkan acara terbesar kedua setelah karnaval sejenis di Rio de Janeiro, Brasil.

Bagi Gus Fawait, JFC 2026 adalah momentum untuk mengembalikan Jember sebagai magnet wisata dunia. 

"Ini kita garap serius. Kita promosikan habis-habisan di media sosial agar pelaksanaannya lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya," ujarnya dengan penuh keyakinan, menargetkan jutaan pasang mata dari seluruh penjuru dunia untuk menyaksikan keajaiban dari Kota Tembakau.

Yang membuat JFC 2026 begitu berbeda adalah narasinya. Tahun ini, penonton akan diajak sepanjang perjalanan emosional Gaia, personifikasi Ibu Pertiwi. 

Melalui delapan babak dramatis—mulai dari Noise, Pandemic, hingga Re-Birth—ratusan penampil akan berjalan di atas street runway sepanjang 3,6 kilometer. 

Mereka bukan sekadar model, tapi aktor yang menceritakan kisah kerusakan lingkungan akibat ulah manusia, hingga akhirnya menemukan titik terang melalui kesadaran dan kelahiran kembali. 

Inovasi teknologi juga menjadi tulang punggung pertunjukan ini dengan menghadirkan Immersive Unified Screen, layar LED raksasa yang menambah penonton dalam pengalaman visual sinematik layaknya menonton film blockbuster langsung di jalanan.

Hendy Rendrawan, Sekretaris Jember Fashion Carnaval, dalam rilisnya menekankan bahwa tema HEAL dipilih sebagai refleksi atas kondisi bumi saat ini. 

“HEAL bukan sekedar tema karnaval, tapi sebuah pesan dan gerakan. Kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa fesyen dan seni bisa menjadi media paling ampuh untuk menyuarakan kepedulian terhadap bumi,” ungkapnya. 

Dengan jejak jejak lebih dari satu juta pengunjung di tahun sebelumnya dan kedatangan wisatawan dari Jepang, Singapura, hingga Australia, JFC 2026 siap membuktikan bahwa dari sebuah kabupaten di Jawa Timur, pesan penyelamatan bumi bisa menggema ke seluruh dunia . (eros)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • JFC 2026 Bawa Misi HEAL, Gus Fawait Siapkan Ajang Karnaval Setara Rio di Brasil

Terkini

Close x