Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Jalan sehat keluarga besar Perumda Perkebunan (PP) Kahyangan Jember dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan. Di balik langkah kaki para peserta, terselip aksi kemanusiaan yang berhasil mengumpulkan 30 kantong darah.
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan PP Kahyangan Jember Minggu (23/8/2026) tersebut menjadi puncak rangkaian perayaan kemerdekaan yang sebelumnya telah diisi berbagai perlombaan internal selama tiga pekan.
Seluruh keluarga besar perusahaan ikut terlibat, termasuk karyawan dari Kebun Sumber Pandan, Sumber Tenggulun, Sumber Wadung, Gunung Pasang dan Kali Mrawan.
Direktur Utama PP Kahyangan Jember, Gogot Cahyo Baskoro, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut bukan hanya untuk memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan di lingkungan perusahaan.
“Ini upaya kami merekatkan dan menjalin kebersamaan. Sebagai direksi baru, hal pertama yang perlu kita benahi adalah rasa saling memiliki karena penting untuk menjaga dan mengamankan aset perusahaan,” ujar Gogot.
Semangat kebersamaan itu kemudian diwujudkan dalam aksi donor darah. Di tengah meningkatnya kebutuhan darah di Jember, keluarga besar PP Kahyangan ikut ambil bagian untuk menambah stok darah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., mengungkapkan permintaan darah di Jember mengalami peningkatan sekitar 10 persen. Lonjakan tersebut dipengaruhi meningkatnya kebutuhan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), sekaligus adanya permintaan bantuan untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Untuk bantuan ke NTT, kami sesuaikan dengan permintaan yang masuk. Setidaknya melalui kegiatan hari ini, kami melakukan persiapan stok darah terlebih dahulu,” ungkap Zainollah.
Dari aksi donor darah tersebut, PMI Kabupaten Jember memperoleh 30 kantong darah. Sebagian stok tersebut dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan kemanusiaan, termasuk apabila bantuan darah untuk korban gempa NTT diperlukan.
Semarak kemerdekaan di PP Kahyangan Jember akhirnya memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Dari langkah kaki saat jalan sehat, lahir kepedulian yang bisa membantu menyelamatkan nyawa. (eros)


