"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 21 February 2018

Presiden Minta PNS Dapat Menjaga Kepercayaan Rakyat

Bogor, MAJALAH-GEMPUR.Com. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, para Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus ebagai pelayan masyarakat harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Oleh karena itu ASN harus mampu memberikan pelayanan terbaik serta tidak mempersulit perizinan. Ujar Presiden RI Jokowi saat memberikan pengarahan pada Pembekalan dan Penyerahan SK CPNS Calon Hakim di Balitbang Diklat Hukum dan Peradilan MA RI, di Bogor, Rabu (21/02).

Jadikan jabatan sebagai amanah yang harus dijaga hingga akhir masa tugas. “Menjaga kepercayaan merupkan kunci kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu kepercayaan rakyat harus dijaga dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik, jangan sampai rakyat mengeluh,” katanya.

Turut mendampingi dalam acara tersebut Menpan RB,  Asman Abnur, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua MA Hatta Ali, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Sekretaris Mahkamah Agung Achmad Setyo Pudjoharsoyo, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menyampaikan agar para CPNS dalam hal ini Calon Hakim di instansi Mahkamah Agung dapat menyelesaikan segala keluhan dari masyarakat, baik dalam hal banyaknya regulasi, birokrasi yang berbelit belit, maupun proses perizinan yang sangat banyak.

Disampaikan bahwa hukum di negara Indonesia tidak boleh lemah, untuk itu MA harus kuat dalam memberi rasa keadilan. "Jangan sampai Indonesia seperti negara negara yang gagal, yang disebabkan gagalnya menghadirkan hukum di negara tersebut," tegas Kepala Negara.

Menurutnya kepastian hukum merupakan kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta harus dapat menciptakan kepercayaan masyarakat. Karena itu,  tidak boleh ada hukum yang diperjualbelikan. Selain melanggar aturan, hal tersebut juga dapat meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ditegaskan, apapun amanat yng diberikan oleh masyarakat dan negara harus dipegang dengan amanah dan profesional. “Saya yakin MA dapat menjadi institusi berwibawa dan terpercaya, serta dipercaya masyarakat. Dan ini akan terwujud apabila calon hakim berintegritas yang tidak diragukan kejujurannya,” ujarnya.

Presiden Jokowi juga berpesan agar para ASN dapat memiliki kejujuran, integritas, serta menjadi contoh bagi profesi lainnya. Saat ini masyarakat ingin melihat hakim yang adil, bermartabat, profesional, dan berkeadilan. Oleh karena itu khusus bagi CPNS Calon Hakim harus dapat memberikan yang terbaik dan jangan mudah menyerah.

Dalam acara tersebut Menteri PANRB Asman melakukan penyerahan secara simbolis SK kepada perwakilan CPNS Calon Hakim Mahkamah Agung. Tahun ini Mahkamah Agung akan menyambut 1591 Calon Hakim dari seluruh Indonesia.

Diharapkan penambahan Calon Hakim dapat memenuhi kebutuhan hakim pada 86 pengadilan baru yang telah dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden tahun 2016 lalu. Menteri Asman berpesan agar Calon Hakim dapat mengemban tugas dengan amanah, serta memberikan kontribusi bagi negara. (byu/Hmas Menpanrb)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: