Selamat Hari Jadi Jember ke 96

https://draft.blogger.com/blog/page/edit/1360945809311009771/7858131956542366929

Translate

Iklan

Home Care Jadi Andalan, Gus Fawait Genjot Sosialisasi Program hingga Pelosok Jember

Majalah Gempur
Selasa, 28 Juli 2026, 19.59 WIB Last Updated 2026-07-28T13:49:35Z


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com – Temuan masih banyaknya warga yang belum mengetahui layanan kesehatan Home Care menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jember. Kondisi itu mendorong Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. memperluas sosialisasi program prioritas daerah hingga ke tingkat desa, RT, dan RW melalui program Bunga Desaku.

Hal tersebut disampaikan Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku di Pendopo Kantor Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Senin (28/7/2026). Kegiatan itu diikuti ribuan ketua RT, ketua RW, kader Posyandu, serta perangkat desa se-Kecamatan Tanggul.


Menurut Bupati yang akrab di sapa Gus Fawait ini, hasil dialog dengan masyarakat menunjukkan masih ada warga yang belum memahami bahwa Pemerintah Kabupaten Jember telah menyediakan layanan kesehatan gratis melalui program Home Care. 

Karena itu, pemerintah memilih mendekatkan diri kepada masyarakat agar informasi mengenai berbagai program dapat diterima secara merata.


"Kami mendapati masih ada masyarakat yang belum mengetahui program kesehatan gratis. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus memperluas sosialisasi, bukan hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga hingga pelosok desa," kata Gus Fawaid.


Ia menjelaskan, Home Care merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember yang dirancang untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama lanjut usia, penyandang disabilitas, dan warga yang mengalami keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan.


Gus Fawait menilai setiap program baru membutuhkan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efektif. Karena itu, pemerintah memilih turun langsung menemui masyarakat sekaligus menyerap berbagai masukan dari lapangan.


"Setiap program yang baru dijalankan tentu masih membutuhkan evaluasi dan penyempurnaan. Karena itu, kami turun langsung ke masyarakat untuk menyerap berbagai masukan agar program ini semakin baik ke depannya," ujarnya.


Menurut dia, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik. Melalui dialog secara langsung, pemerintah dapat mengetahui persoalan yang dihadapi warga sekaligus memastikan kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


"Rakyat perlu didatangi dan disambangi pemimpinnya. Dengan turun langsung, kami bisa mendengar keluh kesah masyarakat, mengetahui kondisi riil di lapangan, sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan warga," katanya.


Selain menyosialisasikan program prioritas, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat. Ketua RW 08 Desa Manggisan, Hamim, mengusulkan kenaikan insentif ketua RT/RW menjadi Rp500 ribu per bulan.


Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Jember memperjuangkan perbaikan jembatan penghubung Desa Manggisan dan Desa Tanggul Kulon yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.


Menanggapi usulan itu, Gus Fawait mengatakan akan menyampaikan kebutuhan perbaikan jembatan tersebut kepada pemerintah provinsi. "Saya usahakan. Karena ikut provinsi, saya akan bilang ke provinsi," ujar Bupati yang akrab dengan rakyatnya ini.


Melalui program Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan pemerataan informasi mengenai berbagai program prioritas daerah sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, pelayanan publik diharapkan semakin mudah dijangkau hingga ke pelosok desa. (Eros)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Home Care Jadi Andalan, Gus Fawait Genjot Sosialisasi Program hingga Pelosok Jember

Terkini

Close x