"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Monday, 26 February 2018

Laut Kotor, Jaring Nelayan Di Situbondo Dipenuhi Sampah

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Para nelayan di dusun Mimbo, desa Sumberanyar, Kecamatan, Banyuputih, Situbondo, belakangan ini disibukkan dengan membersihkan jaring tangkap mereka yang dipenuhi sampah.

Pasalnya, bukan hasil tangkap yang mereka peroleh, melainkan sampah yang banyak tersangkut di jaring. Ini dikarenakan belakangan ini hujan memang turun dengan intensitas rendah, dan mengakibatkan banyak sampah terbawa air hujan ke pantai.

Ivanto (34), salah satu nelayan dari Dusun Mimbo ini mengatakan sebelum kembali melaut, dirinya harus membersihkan jaring dari sampah plastik yang tersangkut. "Repot pak, setiap selesai melaut jaring banyak sampah, ika nya sedikit sampahnya yang lbih banyak nyangkut di jaring ," keluh Ivanto Senin (26/02/2018).

Hal senada dikeluhkan Sabto ( 45), tidak banyak yang bisa dilakukan di saat musim penghujan seperti ini. jaring yang ia tebar malah berisi banyak sampah bukannya ikan atau lobster seperti yang ia targetkan. “Sampah banyak terbawa oleh air hujan menuju pantai, sampai jaring saya banyak sampahnya,” ujar pria asal Asembagus ini,

Meskipun tak sedikit bagian jaringnya yang rusak akibat sampah, ia tetap menggunakan jaringnya karena menurutnya harga jaring cukup mahal bisa mencapai Rp 230- 500 per set. Menggunakan jaring untuk melaut juga terpaksa ia lakukan karena tidak bisa lagi menggunakan bubu untuk mendapatkan tangkapan lobster.

Disamping itu, biaya operasional menggunakan bubu juga cukup tinggi namun tidak sebanding dengan tangkapan yang diperoleh. Sehingga tak heran, kini nelayan di Situbondo sebagian besar menggunakan jaring dan puluhan bubu pun tak digunakan. (edo).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: