"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 2 April 2018

Tim Gabungan Situbondo Sita Puluhan Mamin Kadaluarsa


Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Jelang Rhomadon 2018, tim gabungan Disperindag, Polres, Lembaga Konsumen Indonesia (LKI) dan Pol PP Situbondo sidak makanan dan minuman (mamin) sejumlah toko.

Sidah tim Gabungan Dinas perindustrian dan perdagangan  (Disperindag) dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya barang makanan dan miunuman yang sudah kadaluarsa. Dalam sidak ini Tim Gabungan menemukan puluhan mamin dari mini market yang kedaluarsa.

‘Kami melakukan sidak karena kebutuhan mamin sudah meroket, kondisi ini rawan dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab mengeruk keuntungan, salah-satunya, mengedarkan mamin tanpa label alias ilegal,’ jelas Kepala bidang Metreologi pada Disperindag Situbondo, H. Suprihargito Senin ( 2/4/2018).

Tim temukan 25 mamin dibeberapa minimarket dan pertokoan sudah Kadaluarsa dan kemasan sudah rusak atau penyok . “Ada puluhan makanan kemasan kadaluarsa, maka kami  memberikan himbauan kepada pemilik atau pedagang  agar lebih teliti dalam mengecek  masuk nya barang  setiap barang.

Menurutnya,  Disperindag akan melakukan sidak secara rutin di seluruh pusat perbelanjaan . Targetnya, memastikan seluruh mamin dalam kemasan tidak kadaluarsa serta sudah berlabel,  agar masyarakat konsumen aman dari hal yang tidak diinginkan terutama keracunan Mamin.

Sidak akan terus digelar di setiap pusat perbelanjaan, mulai toko grosir, toko eceran hingga minimarket. Sehingga, konsumen merasa aman.  Targetnya, setiap makanan harus terbungkus. dan mencantumkan nama produk, produsen pembuat dan pengemas, alamat produsen dan berat bersih produk.

“Jadi pengawas akan fokus mengecek kemasan  atau  labelnya . Serta melakukan penimbangan ulang pada setiap produk-produk kemasan. Memastikan timbangannya apakah sudah sesuai dengan yang tertera pada kemasannya atau tidak,” Pungkasnya. (edo).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: