"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 29 October 2018

APBD Jember Tahun 2019 Disahkan Sebesar 3.6 Triliun Lebih

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jember 2019, sebesar 3.6 trilyun Lebih Senin (29/10/2018) disahkan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Penetapan Peraturan Daerah (Perda) APBD yang dihadiri Bupati Jember, dr Faida, MMR berserta OPD dan 38 Anggota dari 50 Anggota DPRD dan para undangan ini dipimpin oleh pimpinan sidang Wakil Ketua DPRD dr Yuli Fraksi PKS, diawali penyampaian Ketua Badan Anggaran,  Agus Widiyanto.

Menurutnya dalam nota keuangan Rancangan APBD 2019 untuk pos pendapatan ditetapkan sebesar Rp. 3.622.609.634.721.42, sedangankan Belanja Rp. 3.795.368.555.207,27 bertambah Rp 178.828.600.000,00, sehingga menjadi Rp 3.974.197.155.207,27.

Kenaikan belanja daerah dengan cara menambah defisit anggaran semula sebesar Rp 172.758.920.435,85 bertambah menjadi Rp. 351.587.520.435,85. Belanja tidak langsung, tidak mengalami perubahan yaitu Rp. 1.962.254.595.205,35. Sehingga APBD 2019 terdapat defisit Rp. 351.587.520.435,85”, jelasnya.

Ada penambahan prioritas yang belum masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yakni Biaya Oprasional Sekolah (BOS), Rp 177.8 Milyar, dan Kegiatan RAN HAM pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 1 Milyar. guna mendukung even Featival HAM Internasional.

Penyampaian Pandangan ahkir, oleh 8 Fraksi, pertama disampaikan  oleh H Andik Yuniferianto Fraksi Gerindra, Fraksi Kebangkitan Bangsa oleh Pardi, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan oleh Lukman Winarno, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) oleh Mashuri Hariyanto.

Dilanjutkan Fraksi Nasdem, Davit Handoko Seto, Fraksi Golkar, H Holil Ashari, Fraksi gabungan Hanura dan Demokrat (Harkat) oleh Masrur, diakhiri gabungan Fraksi Amanat Pembangunan (AP) Lilik Ni'amah. Dari pembacaan 8 Fraksi DPRD menyampaikan beberapa catatan pada APBD 2018, dan Sepakat menetujui RAPBD untuk ditetapkan menjadi Perda APBD 2019.

Sementara Bupati Jember dr Faida MMR, Setelah menandatangi APBD 2019 bersama Wakil Ketua Pimpinan Dewan Ayub Junaidi, Martini, dan dr Yuli, menerangkan. Untuk prioritas APBD 2019 adalahdi Fokuskan Pembangunan Jember Mandiri Ekonomi Dan Jember Kota Wisata Dan Berbudaya.

"Dari 22 jandi kerja Bupati, terdapat lima kelompok, tahun 2019 lebih kearah Jember mandiri, yang fokusnya ekonomi dan Jember sebagai kota wisata dan berbudaya yang mendapatkan prioritas, tapi tidak meninggalkan kepentingan rakyat kesemuanya untuk rakyat."jelasnya.

Menurut Faida, tiga kelompok sebelumnya yakni Jember Sehat, Jember maju Imtek dan Iptek serta Jember bersih,  sedangkan untuk tahun 2019 kelompok empat dan lima. Menyikapi defisit anggaran sebesar 351 Milyar lebih itu, masih dibawah ambang batas dan masih diperkenankan, tidak melapoi batas yang diijinkan.

"Nantinya dalam PA PBD Anggaran tambahan, defisit itu merupakan Anggaran Optimis Pemkab Jember, sehingga dengan demikian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa mengimbangi, karena tim anggaran dan badan anggaran bekerja lebih cepat serta lebih awal." Ungkap Faida

Selebihnya, jadi opd harus bisa mengimbangi diawal tahun anggaran sudah siap, data-data anggaran perlu disajikan informasi yang mudah dicerna oleh anak muda maupun orang awam.  "Dan masyarakat bisa mengetahui kapan Wilayah nya akan dimulai pengerjaanya diawal tahun atau di ahkir tahun anggaran tidak lagi harus melakukan aksi demo." Pungkasnya. (tim).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: