"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Sunday, 13 January 2019

Bupati Jember Tinjau Kampung Kota Tanpa Kumuh

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, Minggu (13/1/2019) pagi meluangkan waktu untuk ikut jalan sehat bersama warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Bupati juga meninjau perkampungan warga yang menjadi sasaran program Kota Tanpa Kumuh, Faida didampingi suami drg. Abdul Rochim, juga melihat rumah warga hasil program bedah Rumah Tidak Layak Huni. Momen ini sebagai upaya untuk meningkatkan silaturahmi dan keguyuban di masyarakat.

Terkait jalan sehat dan peresmian penggunaan sejumlah hasil pelaksanaan program pemerintah di Kelurahan Jember Kidul, bupati menyebut kegiatan ini sebagai kegiatan pemersatu. “Meningkatkan silaturahim, guyub keluarga, dari yang sepuh sampai anak-anak, sebagai suatu kegiatan semangat persatuan,” katanya.

Dengan program rumah layak huni, bupati menginginkan semua rumah warganya layak huni. Tidak ada lagi got buntu, agar wilayah Jember Kidul tidak banjir. Bupati juga tidka mau ada anak-anak putus sekolah, karena kekurangan biaya akan ditangung oleh pemerintah melalui program beasiswa, hingga perguruan tinggi.

Jalan sehat ini bekerja sama dengan UMKM setempat. Palayanan adminduk seperti kartu keluarga, KTP hingga kartu identitas anak juga dihadirkan dalam kegiatan ini. “Memudahkan masyarakat melengkapi Adminduk yang merupakan hak dasar warga negara Indonesia,” terang bupati.

Bupati juga mengungkapkan rasa senangnya karena salah satu kampung kumuh di Jember, tampak bersih dengan progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program ini membantu kampung kumuh dengan sarana sanitasi, MCK (Mandi, Cuci, Kakus) komunal di beberapa titik, serta pavingisasi jalan.   Program Ini memperlihatkan masyarakatnya yang guyup rukun dan bangkit. “RT, RW yang bersemangat. Masyarakatnya bersemangat dan ingin perubahan di lingkungan hidup mereka,” katanya.

Kampung ini juga diubah dengan sentuhan seni. Tembok yang dilukis diwarna-warni serta diberi himbauan-himbauan menjadikan kampug yang sebelumnya terkenal dengan kampung kumuh menjadi kampung seni.
Di kampung ini ditemukan anak muda yang giat membuat topeng, yang dijual online dengan omset cukup baik. Hal ini layak didukung, karena potensi yang sangat luar biasa.

Sementara Plt Lurah Jember Kidul Drs Yoyok Sulisyono menjelaskan  Kegiatan ini juga sebagai wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Jember kepada masyarakat melalui program Kotaku, program rumah tidak layak huni, dan peningkatan jalan atau pavingisasi. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: